SUBANG — Suasana religius dan penuh kekhusyukan terasa kuat di Masjid Jami At-Taqwa, Kecamatan Blanakan, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada Senin sore hingga malam, 19 Januari 2026. Ratusan jamaah dari berbagai daerah mengikuti Pengajian Anti Gempa yang dirangkaikan dengan Manaqib Tuan Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani QS.
Sejak pukul 16.30 WIB, para jamaah Majlis Dzikir, pengamal Thoriqoh Qodriyah Naqsyabandiyah (TQN) Mahad Suryalaya — Sirna Rasa, mulai berdatangan ke lokasi acara.
Kegiatan diawali dengan shalat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan dzikir dan khotaman hingga menjelang waktu shalat Isya.
Usai shalat Isya berjamaah, jamaah ikhwan dan akhwat diberikan waktu jeda sejenak sebelum acara manaqib dimulai. Pada kesempatan tersebut, jamaah menikmati hidangan yang telah disediakan oleh panitia sebagai bentuk khidmat dan kebersamaan dalam majelis dzikir.
Acara manaqib dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, dilanjutkan sholawat thoriqoh, pembacaan Tanbih, teks Pancasila, tawasul, hingga pembacaan Manqobah Tuan Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani QS. Seluruh rangkaian berlangsung dengan tertib, khusyuk, dan penuh hikmah.
Hidmat ilmiah disampaikan oleh KH Hozali Nur Sidik, selaku wakil talqin Hadratus Syeikh Muhammad Abdul Gaos Saefulloh Al-Maslul QS, Mursyid Thoriqoh Qodriyah Naqsyabandiyah Mahad Suryalaya — Sirna Rasa ke-38.
Dalam tausiyahnya, KH Hozali menekankan pentingnya istiqomah dalam menjalankan amaliyah, memperbanyak dzikrullah, serta menanamkan sikap sabar dan tawakal dalam menjalani kehidupan.
Menurutnya, kehadiran dalam majelis dzikir dan manaqib merupakan salah satu amaliyah penting bagi pengamal TQN, sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat Allah SWT dan ikhtiar spiritual dalam memohon keselamatan serta keteguhan iman.
Pengajian manaqib ini dihadiri para pemangku manaqib, pemangku khotaman, serta jamaah dari berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Subang dan Kabupaten Karawang. Antusiasme jamaah tampak jelas, mengikuti setiap rangkaian acara dengan penuh khidmat dan adab.
Melalui wasilah guru agung para mursyid, jamaah berharap senantiasa diberikan kemudahan dalam setiap langkah kehidupan, dijauhkan dari musibah, serta dilimpahkan keberkahan lahir dan batin.
Rangkaian acara Pengajian Anti Gempa dan Manaqib Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani QS ini ditutup dengan doa bersama dan berakhir sekitar pukul 22.00 WIB, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh jamaah yang hadir.
Reporter: Hasanudin/Red






