Tanggul Kali Cilamaya Jebol, Bupati Karawang Turun Langsung Tinjau Banjir di Muara dan Muara Baru
KARAWANG – Hujan seolah tak memberi jeda. Dalam beberapa pekan terakhir, cuaca ekstrem terus melanda Kabupaten Karawang hingga akhirnya sungai tak lagi mampu menahan limpahan air. Jumat (30/1/2026) menjadi hari kelam bagi warga Desa Muara dan Desa Muara Baru, Kecamatan Cilamaya Wetan. Tanggul Kali Cilamaya jebol akibat tingginya debit air, menyebabkan banjir yang merendam rumah-rumah warga serta melumpuhkan aktivitas sehari-hari masyarakat.
Lonjakan volume air sungai disebut menjadi pemicu utama jebolnya tanggul. Struktur tanggul yang sebelumnya kokoh akhirnya menyerah terhadap tekanan air yang terus meningkat. Air pun meluap tanpa ampun ke kawasan permukiman, meninggalkan kecemasan dan ketidakpastian bagi warga terdampak.
Mendapat laporan kejadian tersebut, Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, SE, bergerak cepat dengan turun langsung ke lokasi banjir. Ia didampingi Dandim 0604 Karawang, Kapolres Karawang, Camat Cilamaya Wetan, BPBD Kabupaten Karawang, serta unsur terkait lainnya untuk meninjau langsung titik kerusakan tanggul.
“Awalnya lebar tanggul sekitar lima meter, sekarang melebar hingga 15 sampai 20 meter. Ini bukan kerusakan ringan dan harus segera ditangani,” tegas Bupati Aep saat peninjauan, Sabtu (31/1/2026).
Pemerintah Kabupaten Karawang pun langsung melakukan koordinasi dengan Perum Jasa Tirta II (PJT II) dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) guna mempercepat proses perbaikan tanggul. Pemkab juga memastikan akses masuk material ke lokasi dapat dilalui agar penanganan tidak mengalami hambatan.
Di tengah kondisi darurat tersebut, keselamatan dan kebutuhan warga terdampak menjadi prioritas utama. Pemerintah daerah menyiapkan dapur umum di kantor kecamatan serta menginstruksikan Dinas Kesehatan untuk siaga melakukan pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terdampak banjir.
Bupati Aep turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Puskesmas Sukatani dan RSUD Jatisari yang tetap memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat meski berada dalam situasi darurat.
Peristiwa banjir akibat jebolnya tanggul Kali Cilamaya ini menjadi peringatan serius bagi semua pihak bahwa ketika alam tak lagi bisa dibendung, kecepatan, kesiapsiagaan, dan keseriusan penanganan menjadi kunci utama dalam menjaga keselamatan warga.
Laporan: Irwan






