Alim Angkat Suara, Barisan IWOI Makin Solid Menuju Unsika
KARAWANG / LK — Gelombang dukungan terhadap rencana aksi Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) di Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) kian menguat. Kali ini datang dari Syarif Hidayat, atau yang akrab disapa Alim, Pimpinan Redaksi Ulas Berita, yang menyatakan dukungan penuh terhadap langkah organisasi wartawan tersebut.
Pernyataan Alim bukan sekedar formalitas. Ia menilai aksi solidaritas yang akan digelar hari ini merupakan bagian dari kontrol publik yang sah, terutama ketika ruang klarifikasi dinilai belum memberi jawaban memadai.
“Sepanjang dilakukan secara tertib dan proporsional, aksi ini adalah bentuk kepedulian terhadap transparansi. Publik berhak tahu,” tegas Alim saat dimintai sikap, Jumat (27/2/2026).
Sorotan ke Unsika Makin Tajam
Menurut Alim, situasi yang berkembang saat ini sudah masuk fase sensitif. Ia mengingatkan bahwa komunikasi krisis dari pihak kampus akan sangat menentukan arah eskalasi.
“Momentum ini krusial. Kalau respons tidak tepat, isu bisa melebar ke mana-mana,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa dukungan yang diberikan bukan berarti menghakimi pihak mana pun, melainkan mendorong keterbukaan agar polemik tidak berlarut.
Sinyal Tekanan Publik Menguat
Masuknya dukungan dari figur media seperti Alim dinilai dapat memperbesar tekanan moral terhadap semua pihak yang terlibat. Terlebih, aksi IWOI sebelumnya telah mengisyaratkan kemungkinan membuka dugaan temuan baru bila tuntutan awal tidak direspons.
Pengamat lokal menilai, kombinasi antara mobilisasi massa dan dukungan dari kalangan pers bisa menjadi faktor penentu panas dinginnya situasi di Karawang dalam 24 jam ke depan.
Publik Menunggu Langkah Berikutnya
Dengan dukungan terbuka dari Pimpinan Redaksi Ulas Berita, peta dinamika menjelang aksi di Unsika semakin menarik untuk dicermati. Kini bola kembali berada di tangan pihak kampus: meredakan lewat komunikasi cepat, atau membiarkan tekanan publik terus membesar.
Karawang bersiap menyaksikan, apakah ini akan menjadi aksi simbolik semata, atau justru awal dari gelombang yang lebih besar.
Laporan: Boleng






