Ormas Barisan Nasionalis Pancasila Karawang Soroti Rumah Nyaris Roboh Warga Desa Cikalong Cilamaya Wetan
KARAWANG – Dewan Pimpinan Cabang Barisan Nasionalis Pancasila (BNP) Kabupaten Karawang menyoroti kondisi sebuah rumah warga yang dinilai sudah sangat tidak layak huni dan nyaris roboh di Desa Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang.
Rumah tersebut dihuni oleh Bapak Ade dan Ibu Fitri, warga Dusun Krajan II.
Kondisi bangunan rumah sangat memprihatinkan, dengan struktur yang sudah rapuh, dinding dan atap yang nyaris ambruk, serta sangat membahayakan keselamatan penghuni di dalamnya. Setiap saat, rumah tersebut berpotensi roboh dan mengancam nyawa keluarga yang tinggal di sana.
DPC ORMAS BNP Kabupaten Karawang menilai kondisi ini tidak boleh dibiarkan berlarut-larut, karena menyangkut keselamatan dan kesejahteraan warga. Sudah seharusnya pemerintah desa hadir dan tanggap terhadap situasi darurat semacam ini, terlebih rumah tersebut masih ditempati dan berada dalam kondisi yang sangat rawan.
Humas DPC ORMAS BNP Karawang, Dwija Soediarsono, mengaku sangat prihatin atas kondisi rumah warga tersebut. Ia menyesalkan adanya dugaan pembiaran dari Pemerintah Desa Cikalong terhadap warganya yang jelas-jelas membutuhkan perhatian dan bantuan segera.
“Kami sangat prihatin dengan kondisi rumah Bapak Ade dan Ibu Fitri. Ini bukan hanya soal kenyamanan, tapi soal keselamatan. Sangat disayangkan jika kondisi seperti ini terkesan diabaikan,” ujar Dwija.
Lebih lanjut disampaikan, pihak keluarga penghuni rumah sebenarnya sudah berulang kali melaporkan kondisi rumahnya kepada pihak RW, aparat setempat, bahkan kepada kepala desa secara langsung. Namun hingga saat ini, belum terlihat adanya tindak lanjut nyata atau bantuan yang direalisasikan oleh Pemerintah Desa Cikalong.
“Penghuni rumah sudah melapor ke RW, aparat, bahkan ke kepala desa. Namun sampai sekarang tidak ada perhatian serius. Ini yang sangat kami sesalkan,” tambahnya.
DPC ORMAS BNP Kabupaten Karawang secara tegas meminta Pemerintah Desa Cikalong segera turun tangan, baik melalui program bantuan sosial, program rumah tidak layak huni (Rutilahu), dana desa, maupun skema anggaran lainnya yang memungkinkan untuk kondisi darurat.
Menurut Dwija, kondisi rumah tersebut sudah masuk kategori sangat darurat, sehingga tidak bisa lagi ditunda. Ia berharap pemerintah desa segera mengambil langkah konkret demi melindungi warganya dari risiko kecelakaan maupun bencana yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
“Kami sangat mengharapkan adanya bantuan dari pemerintah desa melalui anggaran apa pun yang tersedia. Rumah Bapak Ade dan Ibu Fitri benar-benar dalam kondisi darurat dan butuh penanganan segera,” tegasnya.
DPC ORMAS BNP Kabupaten Karawang berharap sorotan ini menjadi alarm kepedulian bagi Pemerintah Desa Cikalong agar lebih responsif terhadap kondisi sosial warganya. Kehadiran pemerintah desa di tengah masyarakat sangat dibutuhkan, terutama dalam situasi yang menyangkut keselamatan dan kelangsungan hidup warganya.
. Red






