Nelayan Tengkolak Desa Sukakerta Siap Gelar Nadran Laut 2026, Usung Tema “Rajungan (Ragem, Maju, Bebarengan)”
KARAWANG — Nelayan Tengkolak di Desa Sukakerta, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, pada bulan Juni 2026 ini bersiap melaksanakan tradisi tahunan Nadran Laut sebagai bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas hasil laut yang melimpah serta doa keselamatan bagi para nelayan.
Pada tahun ini, kegiatan Nadran Laut mengusung tema “Rajungan (Ragem, Maju Bebarengan)”, yang mencerminkan semangat kebersamaan, persatuan, dan gotong royong seluruh nelayan serta masyarakat pesisir Tengkolak dalam membangun kehidupan yang lebih sejahtera.
Rangkaian kegiatan Nadran Laut Tengkolak 2026 direncanakan berlangsung meriah selama hampir satu pekan. Agenda akan dimulai pada Rabu, 24 Juni 2026, dengan kegiatan pawai perahu nelayan yang melibatkan anak-anak dan masyarakat sekitar. Pawai perahu ini menjadi simbol kegembiraan sekaligus sarana edukasi budaya kepada generasi muda agar tetap mencintai tradisi leluhur.
Pada malam harinya, kegiatan dilanjutkan dengan siraman rohani yang akan diisi oleh mubalig kharismatik KH Hasan Wahyudin atau yang lebih dikenal dengan sebutan Buyut Asem, dari Arahan, Indramayu.
Tausiyah tersebut diharapkan dapat memperkuat nilai spiritual dan keimanan para nelayan serta masyarakat yang hadir.
Kemudian pada Kamis, 25 Juni 2026, panitia akan menggelar kegiatan senam aerobik bersama yang terbuka untuk umum.
Acara ini akan dipandu oleh Debby Beibs dan Evi Wulan, serta dimeriahkan dengan pembagian doorprize menarik. Tak hanya itu, panggung hiburan juga akan menghadirkan bintang tamu Zin Rio D’Mers dan DZ Denzi, yang siap menghibur warga pesisir Tengkolak.
Puncak kegiatan seni budaya akan berlangsung pada Minggu, 28 Juni 2026, dengan pagelaran seni wayang kulit yang menampilkan Wijaya Kesuma Putra dengan dalang kondang Anom Satori serta pesinden Hj. Iti S..
Pagelaran wayang kulit ini menjadi acara inti Nadran Laut yang sarat dengan nilai budaya, filosofi kehidupan, dan kearifan lokal.
Rangkaian hiburan berlanjut pada Senin, 29 Juni 2026, melalui tarling dangdut bersama Nengsih Group dari Bangkir, Indramayu. Musik tarling yang khas pesisir Pantura diyakini akan menambah semarak suasana malam Nadran Laut.
Sebagai penutup, pada Selasa, 30 Juni 2026, masyarakat akan disuguhkan pagelaran seni sandiwara dari Bina Remaja Indah asal Majasih, Indramayu.
Pertunjukan ini diharapkan menjadi hiburan rakyat sekaligus pelestarian seni tradisional yang masih digemari masyarakat.
Parto, selaku Kasi Umum dan Perencanaan Desa Sukakerta, mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menyukseskan kegiatan tersebut. Hal itu disampaikannya saat ditemui di Kantor Desa Sukakerta pada Jumat, 5 Juni 2026. Ia berharap Nadran Laut Tengkolak 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan membawa keberkahan bagi seluruh nelayan serta warga.
“Mari kita sukseskan bersama Syukuran Nelayan Nadran Laut Tengkolak 2026 dengan semangat Rajungan, ragem maju bebarengan,” ujar Parto.
Dengan dukungan semua pihak, Nadran Laut Tengkolak 2026 diharapkan tidak hanya menjadi ajang syukuran, tetapi juga mempererat silaturahmi, menggerakkan ekonomi masyarakat, serta melestarikan tradisi budaya pesisir Karawang.
Reporter: Irwan





