KARAWANG – Di tengah dominasi platform transportasi digital nasional, Kabupaten Karawang kini memiliki kebanggaan tersendiri melalui kehadiran GOKAR (Go Karawang), aplikasi transportasi online karya putra daerah yang terus menunjukkan perkembangan positif.
Terlihat dari berbagai aktivitas para mitra driver yang tersebar di sejumlah titik strategis Karawang, mulai dari kawasan pusat perbelanjaan, rumah sakit, hingga pusat keramaian kota. Dengan mengenakan atribut khas berwarna biru toska, para driver GOKAR tampak aktif menunggu pesanan sekaligus memperkenalkan aplikasi lokal kepada masyarakat.
GOKAR hadir sebagai aplikasi transportasi online asli Karawang yang dibangun oleh putra daerah dengan semangat gotong royong untuk memberikan layanan transportasi, pengantaran, dan delivery yang dekat dengan kebutuhan masyarakat. Selain menyediakan layanan transportasi online, GOKAR juga membuka peluang kerja bagi masyarakat serta mendukung pelaku UMKM lokal melalui ekosistem digital yang dikembangkannya.
Dalam perjalanannya, GOKAR terus mendapatkan perhatian masyarakat karena mengusung konsep “dari warga Karawang untuk warga Karawang”. Kehadiran aplikasi ini dinilai menjadi bukti bahwa anak daerah mampu menghadirkan inovasi teknologi yang bermanfaat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, mengatakan perkembangan GOKAR saat ini menunjukkan tren yang menggembirakan.
“Alhamdulillah, saat ini jumlah driver GOKAR sudah mencapai ratusan orang yang siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Karawang. Mereka adalah mitra-mitra lokal yang menjadi ujung tombak pelayanan kami di lapangan,” ujar Syuhada. (Selasa, 9/6/2026)
Menurutnya, keberhasilan GOKAR tidak lepas dari dukungan masyarakat Karawang yang mulai sadar pentingnya mendukung produk digital karya anak daerah.
“Siapa lagi kalau bukan orang Karawang yang memajukan GOKAR. Kami percaya kemajuan daerah bisa dimulai dari dukungan terhadap produk dan inovasi yang lahir dari daerah sendiri,” katanya.
Lebih lanjut, Syuhada mengungkapkan bahwa perjalanan GOKAR juga mendapatkan respons positif dari berbagai unsur pemerintah daerah dan pemangku kepentingan.
“Alhamdulillah, beberapa dukungan sudah kami terima dari berbagai pihak. Mulai dari Bupati Karawang, Ketua DPRD Karawang, anggota DPRD Karawang, Kepala Disnakertrans Kepala Diskominfo, hingga berbagai elemen masyarakat lainnya yang memberikan semangat agar GOKAR terus berkembang,” ungkapnya.
Dukungan terhadap GOKAR sebelumnya juga datang dari kalangan legislatif yang menilai aplikasi transportasi online lokal tersebut mampu membuka peluang ekonomi baru sekaligus mendorong kemajuan teknologi daerah.
Tak hanya dari sisi kemitraan driver, pertumbuhan pengguna aplikasi juga terus meningkat. Jika pada awal pengembangannya GOKAR menargetkan ribuan pengguna, kini capaian tersebut mulai terwujud.
“Saat ini sudah lebih dari 3.000 pengguna yang mengunduh aplikasi GOKAR. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, memperluas jangkauan, dan menghadirkan berbagai fitur yang dibutuhkan masyarakat,” jelas Syuhada.
Ia menegaskan bahwa visi besar GOKAR bukan sekadar menjadi aplikasi transportasi online, tetapi juga menjadi wadah pemberdayaan ekonomi masyarakat Karawang.
“Kami ingin GOKAR menjadi kebanggaan masyarakat Karawang. Ketika masyarakat menggunakan GOKAR, maka mereka juga ikut membantu perputaran ekonomi daerah, membuka lapangan kerja, dan mendukung kemajuan teknologi lokal,” tegasnya.
Dengan bertambahnya jumlah driver, meningkatnya pengguna aplikasi, serta dukungan dari berbagai pihak, GOKAR optimistis dapat terus berkembang sebagai transportasi online lokal yang mampu bersaing sekaligus menjadi simbol kemandirian digital Kabupaten Karawang.
. Red






