Sabtu, Juli 11, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Pendamping dan P3A Baraya Tani Laksana Cicinde Utara Beri Klarifikasi, Papan Proyek Disebut Telah Sesuai Instruksi Balai

Pendamping dan P3A Baraya Tani Laksana Cicinde Utara Beri Klarifikasi, Papan Proyek Disebut Telah Sesuai Instruksi Balai

KARAWANG – Menindaklanjuti pemberitaan sebelumnya mengenai pelaksanaan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) pada jaringan Irigasi Jatiluhur/SS Tapen di Desa Cicinde Utara, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, pihak pendamping proyek, pelaksana kegiatan, dan Pemerintah Desa Cicinde Utara memberikan klarifikasi terkait sejumlah informasi yang menjadi perhatian publik.

Sebelumnya, proyek yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 tersebut menjadi sorotan karena papan informasi proyek yang terpasang di lokasi hanya memuat nomor kontrak HK0201/B/Bbws5.12.3/2026/333, sumber dana APBN Tahun 2026, waktu pelaksanaan 45 hari kalender, serta nama pelaksana, yakni P3A Baraya Tani Laksana.

Sementara informasi mengenai volume pekerjaan, dimensi bangunan, maupun waktu dimulainya pekerjaan tidak tercantum sehingga menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Leni selaku pendamping proyek yang ditemui di lokasi pekerjaan pada Sabtu 11 Juli 2026 menjelaskan bahwa isi papan informasi proyek telah disusun sesuai petunjuk dan instruksi dari pihak Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Berita Lainnya  Calon BPD Sugeng dan Bakal Calon Kades Joni Hadiri Syukuran Dau RO, Warga Padati Kediaman Tuan Rumah di Mekarasih

Menurutnya, informasi mengenai volume pekerjaan maupun tanggal dimulainya pelaksanaan sebenarnya telah tercantum dalam Surat Perintah Kerja (SPK) yang menjadi dokumen administrasi pelaksanaan proyek.

“Isi papan proyek yang dipasang di lapangan sudah sesuai dengan instruksi dari pihak balai. Sedangkan untuk volume pekerjaan dan kapan pekerjaan dimulai, seluruhnya tercantum di dalam SPK,” jelas Leni.

Ia juga memastikan bahwa pelaksanaan pekerjaan tetap mengacu pada spesifikasi teknis yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan.

Menurutnya, proses pembangunan terus mendapatkan pengawasan dan monitoring selama pelaksanaan berlangsung sehingga kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian.

Lebih lanjut, Leni menyampaikan bahwa masukan dari awak media mengenai perlunya mencantumkan volume pekerjaan maupun waktu dimulainya proyek pada papan informasi merupakan hal yang positif.

“Kami mengapresiasi perhatian dari rekan-rekan media. Masukan ini akan kami sampaikan kepada pihak balai agar ke depan papan informasi proyek dapat memuat volume pekerjaan serta waktu mulai pelaksanaan sehingga informasi yang diterima masyarakat menjadi lebih lengkap dan transparan,” ujarnya.

Berita Lainnya  Siap Sambut Pemilihan BPD 2026, Desa Jayamukti Bentuk Panitia Secara Musyawarah

Sementara itu, Taman selaku pelaksana pekerjaan sekaligus Ketua P3A Baraya Tani Laksana menegaskan bahwa pekerjaan yang sedang dilaksanakan telah sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) maupun gambar teknis yang telah ditetapkan.

Menurut Taman, seluruh volume pekerjaan, baik panjang, lebar, tinggi bangunan maupun jadwal pelaksanaan, dikerjakan berdasarkan ketentuan yang telah disepakati dalam dokumen proyek.

“Pekerjaan yang kami laksanakan sudah sesuai dengan RAB, baik volume panjang, lebar, tinggi bangunan maupun waktu pelaksanaannya. Kami berupaya melaksanakan pekerjaan sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Cicinde Utara H.Ajat Sudrajat yang turut hadir juga menyampaikan apresiasi kepada awak media atas perhatian dan masukan yang diberikan terhadap pelaksanaan proyek tersebut.

Ia menilai kritik yang disampaikan secara konstruktif dapat menjadi bahan evaluasi bagi seluruh pihak agar pelaksanaan program pembangunan ke depan semakin terbuka kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada rekan-rekan media atas koreksi dan masukannya. Ini menjadi pelajaran bagi kami semua agar ke depan hal-hal seperti ini tidak terulang lagi. Kami berharap persoalan ini menjadi bahan perbaikan sehingga transparansi dalam setiap kegiatan pembangunan semakin baik dan tidak menimbulkan tanda tanya di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Ingin Belajar Kepalangmerahan? PMR MTsN 1 Karawang Buka Kesempatan untuk Siswa Kelas VII dan VIII

Ia juga berharap klarifikasi yang telah disampaikan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi sebenarnya di lapangan sehingga tidak berkembang opini yang keliru mengenai pelaksanaan proyek P3-TGAI.

Dengan adanya pemberitaan awal beserta klarifikasi dari seluruh pihak terkait, diharapkan dapat memperkuat fungsi pengawasan publik sekaligus mendorong peningkatan transparansi dalam setiap pelaksanaan proyek pemerintah.

Sinergi antara media, pemerintah, pelaksana kegiatan, dan masyarakat dinilai penting untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai aturan, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi para petani serta masyarakat luas.

Berita ini merupakan pemberitaan lanjutan yang memuat hak jawab dan klarifikasi dari pihak terkait sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan sesuai Kode Etik Jurnalistik dan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

. Irwan

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER