KARAWANG – Kabar membanggakan datang dari SMK Negeri 1 Banyusari, Kabupaten Karawang. Salah satu guru terbaiknya, Kardiyah, S.Pd., yang merupakan guru Pendidikan Agama Islam (PAI), berhasil mengukir prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 dalam ajang Seminar Nasional Pendidikan Agama Islam dan Uninus Award Tingkat Nasional Tahun 2026. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 1 Banyusari.
Keberhasilan Kardiyah tidak hanya mengharumkan nama sekolah, tetapi juga menjadi bukti bahwa guru daerah mampu bersaing dan menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional.
Ajang tersebut mengusung tema “Penguatan Profesionalisme Guru PAI melalui Bedah CP PAI Tahun 2026”, dengan fokus pada inovasi pembelajaran dan kesehatan mental. Kegiatan ini menjadi wadah bagi para pendidik untuk menunjukkan kompetensi, kreativitas, serta profesionalisme dalam mengembangkan dunia pendidikan agama Islam.
Proses penilaian dan tahapan kegiatan berlangsung melalui beberapa tahap. Pendaftaran dilaksanakan pada 3–12 September 2026 dengan membuat naskah portofolio. Selanjutnya, pada 14–24 September 2026, peserta mengikuti tahapan pembuatan video.
Tahapan berikutnya adalah wawancara yang dilaksanakan secara daring pada 5–6 Oktober 2026. Sementara itu, pengumuman pemenang disampaikan pada 5 November 2026 bertempat di Universitas Islam Nusantara (Uninus), Bandung.
Atas keberhasilannya meraih juara kedua, Kardiyah memperoleh sejumlah penghargaan berupa medali, piala, sertifikat, uang pembinaan, serta beasiswa pendidikan S2.
Prestasi untuk Almarhum Ibu dan Keluarga
Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan kisah haru dan motivasi yang mendalam. Kardiyah mengungkapkan bahwa prestasi yang diraihnya dipersembahkan secara khusus untuk almarhum ibunda tercinta yang selama ini menjadi sumber inspirasi luar biasa dalam perjalanan hidupnya.
“Prestasi ini saya persembahkan untuk almarhum ibu saya yang telah menjadi inspirasi luar biasa, untuk anak, istri dan keluarga, juga saya dedikasikan untuk keluarga besar SMK Negeri 1 Banyusari,” ungkap Kardiyah, Kamis 5 November 2026.
Ia berharap keberhasilan tersebut tidak hanya menjadi pencapaian pribadi, tetapi juga mampu memberikan inspirasi dan menularkan semangat berprestasi kepada para siswa SMKN 1 Banyusari. Menurutnya, setiap orang memiliki potensi yang harus terus digali. Karena itu, ia berpesan kepada seluruh siswa agar tidak pernah merasa rendah diri dan takut mencoba sesuatu yang positif.
“Saya ingin menularkan kepada anak-anak SMK Negeri 1 Banyusari. Pesan saya, jangan pernah minder, pesimis serta memiliki rasa negatif lainnya. Selama ada kesempatan, maka cobalah. Karena dengan mencoba kita bisa memotret potensi yang kita miliki,” pesannya.
Keberhasilan Kardiyah menjadi bukti bahwa kesempatan, keberanian untuk mencoba, dan kemauan untuk terus belajar dapat membuka jalan menuju prestasi. Capaian ini sekaligus menjadi motivasi bagi seluruh tenaga pendidik dan peserta didik SMKN 1 Banyusari untuk terus berkarya, berinovasi, serta berani menunjukkan kemampuan hingga ke tingkat nasional.
. Irwan






