Rabu, Februari 11, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Banjir Rendam SMAN 1 Cilamaya Karawang, Ketinggian Air Capai Pinggang Orang Dewasa Butuh Perhatian Serius Dari Pemerintah

Banjir Rendam SMAN 1 Cilamaya Karawang, Ketinggian Air Capai Pinggang Orang Dewasa Butuh Perhatian Serius Dari Pemerintah

KARAWANG — Banjir kembali melanda SMAN 1 Cilamaya, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, pada Jumat, 23 Januari 2026. Banjir kali ini disebut lebih parah dibandingkan kejadian sebelumnya, hingga memaksa seluruh siswa untuk belajar dari rumah.

Wakil Kepala Sekolah bidang Humas SMAN 1 Cilamaya, Ustad Firdaus, mengatakan ketinggian air di lokasi lapang sekolah mencapai setinggi pinggang orang dewasa. Sementara itu, genangan air di sejumlah ruangan vital seperti ruang guru, ruang Bimbingan Konseling (BK), serta ruang Wakil Kepala Sekolah bahkan mencapai setinggi lutut orang dewasa.

Berita Lainnya  SMAN 1 Cilamaya Rayakan HUT ke-33 Bertajuk Niskala Sacila, Angkat Tema “Abadi Ing Gumilar, Jagadi Ing Krida”

“Banjir kali ini tidak seperti sebelumnya. Ketinggian air cukup tinggi dan sangat mengganggu aktivitas belajar mengajar, sehingga siswa terpaksa kami liburkan dan belajar dari rumah,” ujar Ustad Firdaus.

Menurutnya, banjir terjadi akibat intensitas hujan yang tinggi dan tidak berhenti sejak Kamis hingga Jumat.

Berita Lainnya  Cara Membuat Agar-Agar Lapis Pelangi

Selain itu, posisi sekolah yang berada di area lebih rendah serta minimnya drainase atau saluran pembuangan air menjadi faktor utama cepatnya air menggenangi lingkungan sekolah.

Ustad Firdaus juga mengungkapkan bahwa sejak Kamis malam sekitar pukul 00.00 WIB, dirinya bersama Kepala Sekolah dan sejumlah guru telah bersiaga di sekolah untuk mengamankan barang-barang dan peralatan sekolah agar tidak terendam air, mengingat kekhawatiran debit air akan terus meningkat.

Berita Lainnya  Kepala MTsN 1 Karawang Ucapkan Selamat atas Penghargaan Terbaik Kolaborasi Strategis Kankemenag Karawang

“Kami berjaga sejak tengah malam untuk mengamankan fasilitas sekolah. Kondisi ini sangat mengganggu dan berpotensi merusak sarana pendidikan,” tambahnya.

Akibat kejadian tersebut, orang tua siswa menyatakan keprihatinan dan berharap pemerintah daerah segera turun tangan mencari solusi konkret.

Mereka berharap persoalan banjir di SMAN 1 Cilamaya tidak terus berulang dan menjadi langganan setiap musim hujan.

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER