Dengan Visi KEMIRI BEDAS, DRS Dedi Ahdiat Mantap Mencalonkan Diri sebagai Kades Kemiri
KARAWANG — Dengan mengusung visi besar bertajuk “KEMIRI BEDAS”, DRS DEDI AHDIAT secara resmi menyatakan kesiapannya untuk mencalonkan diri sebagai bakal calon Kepala Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang pada Pemilihan Kepala Desa tahun 2026.
Mengangkat slogan “Berintegritas, Dinamis, Agamis, Sejahtera”, Dedi Ahdiat menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pemerintahan desa yang bersih, pelayanan publik yang cepat, serta pembangunan yang berpihak pada kebutuhan riil masyarakat, khususnya di sektor pertanian, peternakan, perikanan, dan penguatan UMKM.
Visi KEMIRI BEDAS
Dalam pemaparannya, Dedi Ahdiat menyampaikan visi:
“Mewujudkan Desa Kemiri yang Berintegritas dalam Pelayanan, Dinamis dalam Pembangunan, Agamis dalam Kehidupan, dan Sejahtera melalui Penguatan Pertanian, Peternakan, Perikanan, serta UMKM.”
Visi tersebut dirancang sebagai jawaban atas tantangan desa ke depan, sekaligus potensi besar Kemiri yang selama ini bertumpu pada sektor pertanian dan ekonomi kerakyatan.
Pemerintahan Bersih dan Melayani
Melalui misi BEDAS Berintegritas, Dedi berkomitmen membangun pemerintahan desa yang transparan dan akuntabel. Anggaran desa akan dibuka seluas-luasnya untuk diakses masyarakat, pelayanan administrasi dipercepat dengan target surat selesai dalam satu hari, serta pembentukan Posko Aduan Kades berbasis WhatsApp yang aktif 24 jam sebagai sarana komunikasi langsung antara warga dan kepala desa.
Infrastruktur Penopang Produktivitas
Pada misi BEDAS Dinamis, fokus pembangunan diarahkan pada infrastruktur pendukung produksi warga. Program yang direncanakan meliputi perbaikan jalan usaha tani, normalisasi saluran irigasi, pembangunan embung desa, hingga pemasangan lampu jalan tenaga surya di sentra-sentra pertanian demi menunjang aktivitas warga dan meningkatkan keamanan lingkungan.
Kebangkitan Pertanian, Peternakan, dan Perikanan
Sektor unggulan desa menjadi perhatian utama dalam misi BEDAS Produktif.
Di bidang pertanian, akan digelar Sekolah Lapang Tani, penyaluran benih unggul dan pupuk tepat sasaran, serta penyediaan alat dan mesin pertanian (alsintan) bagi kelompok tani.
Di sektor peternakan, Dedi menawarkan program “1 RW 1 Kandang Komunal” ayam atau kambing, pelatihan kesehatan hewan, serta bantuan bibit ternak.
Sementara untuk perikanan, optimalisasi kolam warga dan empang desa, tebar benih lele dan nila gratis setiap musim, serta pelatihan budidaya sistem bioflok menjadi agenda prioritas.
UMKM Naik Kelas dan Mandiri
Melalui misi BEDAS Mandiri, Dedi Ahdiat menargetkan UMKM Desa Kemiri naik kelas. Rencananya akan dibentuk “Rumah Kemasan & Digital Marketing Kemiri” sebagai pusat pelatihan dan pemasaran. Ibu-ibu dan pemuda desa akan dilatih mengolah hasil tani menjadi produk bernilai tambah seperti keripik, abon, hingga nugget ikan.
Tak hanya itu, bantuan sertifikasi Halal, PIRT, dan pendampingan pemasaran di marketplace juga akan diberikan.
Desa Agamis dan Harmonis
Aspek spiritual masyarakat juga menjadi perhatian dalam misi BEDAS Agamis.
Program yang akan dijalankan antara lain Maghrib Mengaji, pengajian rutin antar RW, santunan yatim dan dhuafa melalui kas BUMDes, serta fasilitasi kegiatan masjid dan majelis taklim agar kehidupan sosial-keagamaan semakin hidup dan harmonis.
Kesejahteraan dan Jaminan Sosial
Dalam misi BEDAS Sejahtera, pendataan warga miskin akan diperbaiki secara partisipatif bersama RT dan RW agar bantuan sosial tepat sasaran. Selain itu, layanan Posyandu dan Posbindu keliling akan diaktifkan, serta pemberian Beasiswa Anak Tani Berprestasi bagi generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA hingga perguruan tinggi.
Gotong Royong sebagai Budaya
Untuk memperkuat kebersamaan, misi BEDAS Bersama menekankan pentingnya gotong royong sebagai budaya desa.
Program “Jumat Bersih, Minggu Produktif” akan melibatkan karang taruna, gapoktan, dan PKK. Musyawarah dusun pun diwajibkan setiap tiga bulan sebagai ruang evaluasi dan aspirasi warga.
Dengan visi, misi, dan program yang terukur tersebut, DRS Dedi Ahdiat berharap dapat menghadirkan perubahan nyata dan berkelanjutan. Ia menegaskan bahwa pencalonannya bukan sekadar kontestasi politik, melainkan panggilan pengabdian untuk mewujudkan Desa Kemiri yang BEDAS—berintegritas, dinamis, agamis, dan sejahtera.
. Boleng






