Minggu, Maret 22, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Drama Demokrasi PGRI Cilamaya Wetan: Agus Setiawan Tumbangkan Calon Incumben Ade Fatimah

Poto Agus Setiawan  dan Ade Fatimah.

KARAWANG // LINGKARKARAWANG — Suasana Aula Gedung PGRI Cilamaya Wetan pada Sabtu, 1 November 2025, berlangsung penuh semangat dan demokratis saat pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang. Dalam pemilihan ketua yang menjadi puncak acara tersebut, Agus Setiawan berhasil meraih kemenangan telak atas lawannya, Ade Fatimah, yang merupakan calon petahana sekaligus kakak iparnya sendiri.

Dari total 36 suara sah dan tidak sah, Agus Setiawan memperoleh 26 suara, sementara Ade Fatimah hanya mendapatkan 9 suara, dan 1 suara dinyatakan tidak sah. Hasil ini sekaligus mengukuhkan Agus Setiawan sebagai Ketua PGRI Cilamaya Wetan periode 2025–2030, menggantikan posisi Ade Fatimah yang telah menjabat sebelumnya.

Konfercab ini dihadiri langsung oleh pengurus PGRI Kabupaten Karawang, Korwilcambidik Cilamaya Wetan, serta para perwakilan guru dan anggota PGRI yang memiliki hak suara. Suasana pemilihan berlangsung tertib, lancar, dan penuh rasa kekeluargaan meskipun diwarnai ketegangan menjelang penghitungan suara.

Ketua Panitia Konfercab, Kosasih, dalam keterangannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah menjaga kondusivitas kegiatan.

“Kami sangat bersyukur pelaksanaan Konfercab berjalan lancar, demokratis, dan penuh rasa persaudaraan. Semua proses berjalan sesuai aturan organisasi. Siapapun yang terpilih, itu adalah hasil pilihan terbaik dari para anggota,” ujar Kosasih.

Sementara itu, Agus Setiawan, ketua terpilih yang baru, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh anggota PGRI Cilamaya Wetan atas kepercayaan yang diberikan kepadanya.

“Saya sangat berterima kasih atas dukungan rekan-rekan semua. Ini bukan kemenangan pribadi, tapi kemenangan bersama seluruh guru di Cilamaya Wetan. Saya berkomitmen untuk melanjutkan program-program baik yang sudah dijalankan sebelumnya dan akan berusaha membawa PGRI kita menjadi organisasi yang lebih solid, aktif, dan bermanfaat bagi para pendidik,” ungkap Agus.

Di sisi lain, calon incumben Ade Fatimah yang harus legowo menerima hasil pemilihan, tetap menunjukkan sikap sportif dan mendukung kepemimpinan baru.

“Saya menghormati hasil pemilihan ini. Semoga Ketua terpilih bisa menjalankan amanah dengan baik dan terus memperjuangkan kepentingan para guru. Perbedaan pilihan adalah hal yang wajar dalam demokrasi. Yang terpenting, kita tetap satu dalam semangat PGRI,” tuturnya dengan bijak.

Kemenangan Agus Setiawan dalam Konfercab ini menjadi sorotan tersendiri karena selain mengakhiri kepemimpinan calon petahana, juga menunjukkan dinamika sehat di tubuh organisasi guru tersebut. Para peserta berharap dengan kepemimpinan baru ini, PGRI Cilamaya Wetan semakin aktif dalam memperjuangkan kesejahteraan guru dan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayahnya.

Dengan berakhirnya proses pemilihan, suasana Aula Gedung PGRI Cilamaya Wetan ditutup dengan penuh keakraban. Para anggota saling berjabat tangan dan menyampaikan selamat kepada Ketua terpilih, menandai babak baru kepemimpinan PGRI Cilamaya Wetan untuk lima tahun ke depan. (Boleng)

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER