Ketua PGRI Cilamaya Wetan Dukung Pengembangan Bakat Siswa Lewat O2SN, FLS3N, dan OLTRAD
KARAWANG – Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N), serta Olahraga Tradisional (OLTRAD) tingkat kecamatan yang digelar pada Rabu, 8 April 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh BAPOPSI Cilamaya Wetan dan dipusatkan di Lapang Karya Bakti, Desa Mekarmaya.
Dalam keterangannya, Ketua PGRI Cabang Cilamaya Wetan Agus Setiawan,S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wadah strategis untuk menggali dan mengembangkan potensi peserta didik sejak usia dini, khususnya di jenjang sekolah dasar.
Menurutnya, O2SN, FLS3N, dan OLTRAD tidak hanya menekankan aspek prestasi semata, tetapi juga berperan penting dalam pembentukan karakter, sportivitas, kreativitas, serta pelestarian budaya lokal.
“PGRI sangat mengapresiasi langkah BAPOPSI Cilamaya Wetan yang konsisten menyelenggarakan kegiatan positif dan edukatif seperti ini. Ajang ini menjadi ruang aktualisasi bagi siswa untuk menampilkan kemampuan terbaiknya di bidang olahraga, seni, sastra, dan olahraga tradisional, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri dan kebersamaan,” ujarnya.
Kegiatan tingkat kecamatan ini diikuti oleh seluruh peserta didik dari sekolah dasar (SD) yang ada di Kecamatan Cilamaya Wetan. Sejak pagi hari, Lapang Karya Bakti tampak ramai oleh kehadiran siswa, guru pendamping, orang tua, serta panitia pelaksana. Beragam cabang lomba dipertandingkan, mulai dari cabang olahraga dalam O2SN, lomba seni dan sastra dalam FLS3N, hingga berbagai permainan olahraga tradisional yang sarat nilai budaya.
Ketua PGRI juga menilai bahwa penyelenggaraan OLTRAD memiliki nilai lebih karena mampu mengenalkan kembali permainan tradisional kepada generasi muda di tengah derasnya pengaruh teknologi dan permainan digital.
“Olahraga tradisional mengajarkan kebersamaan, kejujuran, dan kecintaan terhadap budaya bangsa. Ini sangat relevan dengan upaya penguatan karakter peserta didik,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus ditingkatkan kualitas dan kuantitasnya pada tahun-tahun mendatang, baik dari segi pembinaan, sarana prasarana, maupun dukungan lintas sektor. Ia juga mendorong para guru untuk terus berperan aktif dalam membimbing dan memotivasi siswa agar berani berprestasi serta menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Sementara itu, panitia pelaksana dari BAPOPSI Cilamaya Wetan Wawan Susanto,S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib berkat dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah kecamatan, sekolah-sekolah dasar, para guru, serta masyarakat setempat.
Hasil dari kegiatan ini nantinya akan menjadi bahan evaluasi dan seleksi untuk mewakili Kecamatan Cilamaya Wetan ke tingkat yang lebih tinggi.
Dengan terselenggaranya O2SN, FLS3N, dan OLTRAD tingkat kecamatan ini, diharapkan lahir bibit-bibit unggul dari Cilamaya Wetan yang mampu berprestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional, sekaligus menjadi generasi yang sehat, kreatif, berkarakter, dan cinta budaya bangsa.
Reporter: Irwan





