Selasa, Maret 10, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Pengakuan Sopir Gegerkan Publik: Sampah Diduga Dibuang Atas Perintah Aparat Desa Wanajaya

KARAWANG  — Pengakuan mengejutkan datang dari seorang sopir pengangkut sampah yang mengaku diperintahkan langsung oleh Kepala Desa dan Sekretaris Desa Wanajaya, Kecamatan Telukjambe Barat, Kabupaten Karawang, untuk membuang limbah ke sebuah lokasi di wilayah desa tersebut. Lokasi yang awalnya dijanjikan akan dikelola secara resmi kini justru berubah menjadi gunungan sampah raksasa yang meresahkan warga.

Dengan nada gemetar, sopir tersebut menyampaikan kesaksiannya saat ditemui di lokasi pembuangan pada Selasa (30/12/2025). Ia mengaku ketakutan untuk berbicara terbuka karena khawatir akan keselamatan dan pekerjaannya.

Berita Lainnya  Ramadhan Penuh Berkah, Aparatur Kecamatan Banyusari Awali Pagi dengan Tadarusan

“Saya takut, Pak,” ucapnya singkat.

Namun setelah diyakinkan bahwa dirinya hanya menjalankan perintah, sopir akhirnya membuka suara. Ia menegaskan bahwa posisinya hanyalah pekerja harian tanpa daya tawar.

“Saya cuma kuli, Pak. Disuruh buang ke sini, ya saya laksanakan,” katanya.

Menurut pengakuannya, sampah yang dibuang berasal dari Pasar Kaligandu serta sejumlah perusahaan (PT). Ia menyebutkan bahwa perintah pembuangan secara tegas datang dari Kepala Desa dan Sekretaris Desa Wanajaya yang disebut-sebut bertanggung jawab atas lokasi tersebut.

Ironisnya, lokasi pembuangan itu sebelumnya diklaim akan dikelola dengan sistem pengelolaan resmi dan melibatkan warga setempat. Bahkan, sopir menyebut administrasi pengangkutan sampah terbilang lengkap, termasuk surat jalan yang telah didokumentasikan.

Berita Lainnya  Pemerintah Desa Gembongan Gelar Tarawih Keliling Perdana Ramadhan di Dusun Kiara

Namun fakta di lapangan justru bertolak belakang. Hingga kini, pengelolaan yang dijanjikan tak kunjung terealisasi. Sampah terus berdatangan tanpa kontrol dan pengolahan, menumpuk dalam volume besar, serta berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan dan ancaman serius bagi kesehatan masyarakat sekitar.

Sopir tersebut mengaku lega dengan kehadiran wartawan karena merasa suaranya akhirnya didengar. Ia menegaskan tak ingin terlibat lebih jauh dalam persoalan ini.
“Saya cuma disuruh. Mau gimana lagi, saya enggak punya pekerjaan lain,” pungkasnya.

Berita Lainnya  Jaga Ketentraman Ramadhan, Satpol PP Banyusari Gelar Patroli Gabungan Malam Minggu

Kasus ini memunculkan pertanyaan besar: siapa yang sesungguhnya bertanggung jawab atas gunungan sampah di Desa Wanajaya? Jika benar ada perintah dari aparat desa, maka persoalan ini bukan sekadar kelalaian, melainkan dugaan praktik sistematis yang berpotensi melanggar aturan pengelolaan lingkungan dan hukum yang berlaku.

Kini, publik menanti klarifikasi resmi dari Pemerintah Desa Wanajaya serta langkah tegas dari instansi terkait. Lingkungan terancam, warga resah, dan kepercayaan publik terhadap aparatur desa dipertaruhkan. (Boleng)

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER