Rekrutmen Kerja di Jawa Barat Bertransformasi, Aplikasi AI Permudah Seleksi Pelamar
JAWA BARAT – Dunia rekrutmen tenaga kerja di Jawa Barat mulai mengalami perubahan signifikan. Proses melamar pekerjaan yang sebelumnya panjang dan berlapis kini beralih ke sistem digital berbasis kecerdasan buatan (AI).
Melalui aplikasi Nyari Gawe, perusahaan dapat melakukan seluruh tahapan rekrutmen dalam satu platform. Mulai dari pemasangan lowongan, penyaringan administrasi, hingga wawancara, semuanya terintegrasi secara digital.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Adi Komar, mengatakan bahwa inovasi ini dirancang untuk meningkatkan efisiensi serta menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang.
“Pemanfaatan teknologi ini diharapkan mampu mempercepat proses rekrutmen sekaligus mempermudah perusahaan dalam menemukan kandidat yang sesuai,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menekankan pentingnya sistem yang benar-benar berdampak nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan agar teknologi tidak hanya menjadi simbol digitalisasi, tetapi mampu menjembatani kebutuhan antara pencari kerja dan perusahaan.
“Yang terpenting adalah sistem ini harus benar-benar menghubungkan, bukan sekadar formalitas,” tegasnya.
Kehadiran teknologi AI dalam rekrutmen membuka peluang baru bagi pencari kerja karena akses informasi menjadi lebih cepat dan luas. Namun demikian, muncul pula kekhawatiran terkait objektivitas sistem dalam menilai kemampuan pelamar.
Transformasi ini menjadi babak baru dalam dunia kerja di Jawa Barat. Di satu sisi menghadirkan kemudahan dan efisiensi, namun di sisi lain menuntut pengawasan agar proses seleksi tetap adil, transparan, dan akuntabel.
Reporter: H2R






