In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Guru di MTsN 1 Karawang
KARAWANG // LINGKARKARAWANG – In House Training (IHT) merupakan kegiatan pelatihan internal dengan tujuan untuk meningkatkan kompetensi, kinerja dan profesionalitas pendidik dan tenaga kependidikan. IHT adalah proses penyelenggaraan kegiatan belajar mengajar dalam rangka meningkatkan kemampuan dan kompetensi kepala dan guru dalam melaksanakan tugas profesinya, serta memiliki performa sebagai pendidik dan pemimpin.
Kegiatan In House Training bagi Kepala, Guru dan Tata usaha Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 1 Karawang pada Selasa 15 April 2025 yang beralamat di Desa Mekarmaya Kecamatan Cilamaya Wetan dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang H. Sopian, didampingi Pengawas pembina Yandi Hanadi, serta Kepala MTsN 1 Karawang H. Suparwoto dalam sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut H. Sopian menyampaikan Apresiasi dan memyambut baik kegiatan In House Training / pelatihan internal dalam rangka meningkatkan Kompetensi, Kinerja dan Profesionalitas Pendidik dan Tenaga kependidikan di MTsN 1 Karawang ini.
H. Sopian juga mengatakan sekalipun tidak berbasis anggaran namun sudah menjadi tugas pengawas untuk melakukan pembinaan terhadap dewan guru, sehingga kegiatan ini harus dilaksakan dalam satu tahun sekali.
“Namanya juga In artinya didalam jadi dilaksanakan nya ya didalam madrasah bukan dihotel,” ungkapnya.

Sopian juga mengajak agar menjadi ASN yang proporsional, dan berintegritas artinya komitmen guru sebagai figur yang ditiru harus memberi teladan sifat moderat dalam pembelajaran, yaitu sifat yang berdasarkan prinsip adil dan seimbang dalam mempelajari, memahami dan melakasanakan pendidikan.
“Bagi guru propesional pemerintah memberikan penghargaan berupa sertifikasi Tapi jika guru sudah tidak profesional, tidak bisa mengajar dengan baik lagi maka sertifikasi tersebut bisa dicabut kembali. Maka harus bisa mempertahankan yang sudah ada apabila itu bagus dan memperbaiki yang belum bagus, dan mempertanggungjawabkan tugas sebagai guru sehingga dapat merencanakan, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran dengan berorientasi moderasi,” ujarnya.
Menurut H. Sopian Kepala Madrasah dan guru serta tenaga kependiidkan lainnya mempunyai peran strategis dalam pegembangan madrasah menuju madrasah hebat bermartabat dengan menjamin keberlangsungan proses pembelajaran peserta didik, baik dari aspek penyiapan, proses, pelaksanaan, evaluasi dan supervisi akademik.
“Semoga kegiatan ini bukan hanya sekedar menjadi seremonial saja tapi ada output, ada hasil, ada perubahan, bagaimana MTsN 1 ini ada perubahan kinerjanya, ada perubahan propesional nya, ada perubahan disiplin nya, saya berharap itu kepada semuanya. Dengan membacakan bismilah IHT di MTsN 1 Karawang saya buka,” pungkasnya.
Dikesempatan yang sama kepala MTsN 1 Karawang H. Suparwoto mengatakan bahwa IHT atau In House Training merupakan kegiatan untuk menyegarkan kembali Kompetensi, Kinerja dan Profesionalitas di kalangan guru dan tenaga kependidikan.
“Melalui IHT ini saya yakin Profesionalitas di kalangan GTK MTSN 1 Karawang akan meningkat, begitu juga dengan kinerjanya. Hal ini bertujuan agar pelayanan kepada peserta didik dan orang tuanya lebih maksimal,” ujar H.Suparwoto selaku Kepala MTsN 1 Karawang.
Suparwoto juga menyampaikan Program – program di MTsN 1 Karawang diantaranya:
1) Literasi Al-Qur’an 3 bahasa (Inggris, Indonesia, Sunda) setiap hari Kamis pagi.
2) Senam Sehat dan Makan Bergizi serta minum pil Tablet Tambah Darah (TTD) setiap Jum’at pagi.
3) Ekskul Pramuka, PMR, Paskibra, Voli, Futsal , Badminton, Komputer.
4) Khotmil Qur’an setiap Rabu.
5) dan Bank Sampah (Program Adiwiyata).
Reporter: H. Bolenk






