Sejumlah Aset Kantor Desa Kemiri Jayakerta Raib, Kerugian Ditaksir Rp2,5 Juta
KARAWANG – Warga Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, digegerkan dengan kabar hilangnya sejumlah barang logistik milik kantor desa pada Senin (11/5/2026).
Peristiwa tersebut memunculkan kekhawatiran masyarakat terkait sistem keamanan aset di lingkungan kantor pemerintahan desa.
Sekretaris Desa Kemiri, Gunawan, membenarkan adanya laporan kehilangan sejumlah perlengkapan dan material logistik yang sebelumnya tersimpan di kantor desa. Barang-barang yang dilaporkan hilang tersebut meliputi lampu, baut sekrup, paku beton, lem power, kabel, hingga lem kaca.
“Yang hilang itu lampu, baut sekrup, paku beton, lem power, kabel, sama lem kaca,” ujar Gunawan saat dikonfirmasi.
Meski demikian, hingga saat ini pihak pemerintah desa masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah pasti barang yang hilang.
Pemerintah desa juga belum dapat merinci nilai kerugian secara detail dari masing-masing barang tersebut.
“Kalau jumlah barang dan rincian biayanya belum tahu pasti. Namun, kisaran kerugian sementara diperkirakan sekitar Rp2.500.000,” tambahnya.
Hilangnya perlengkapan logistik tersebut langsung memicu evaluasi internal terkait sistem pengamanan kantor desa.
Pemerintah Desa Kemiri menyatakan akan segera mengambil langkah antisipatif dengan kembali mengaktifkan sistem piket penjagaan di lingkungan kantor desa.
Langkah tersebut diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap aset milik desa serta mencegah terulangnya kejadian serupa di kemudian hari.
Selain pengamanan internal, warga juga berharap adanya pemeriksaan lebih lanjut agar penyebab hilangnya barang-barang tersebut dapat segera terungkap secara jelas.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat setempat karena menyangkut aset pemerintahan desa yang seharusnya dijaga dengan sistem keamanan yang memadai.
Warga pun meminta agar pengawasan fasilitas kantor desa diperketat demi menjaga kepercayaan publik terhadap tata kelola pemerintahan desa yang transparan dan bertanggung jawab.
Reporter: Boleng
Editor: Irwan






