Poton kegiatan Normalisasi Kali Waryamah.
KARAWANG // LINGKARKARAWANG — Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah banjir menjelang musim hujan, Pemerintah Desa Rawagempol Wetan, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, menggelar kegiatan giat bersih dan normalisasi saluran Kali Waryamah (Rawabebek) pada Minggu pagi (02/11/2025). Kegiatan dimulai sejak pukul 07.03 WIB dan berlangsung hingga siang hari dengan penuh semangat gotong royong dari berbagai pihak.
Kegiatan ini melibatkan perangkat desa, masyarakat sekitar, serta sejumlah relawan lingkungan, dengan dukungan alat berat berupa eskavator yang dikerahkan untuk mempercepat proses pengerukan lumpur dan sedimentasi di sepanjang aliran kali. Langkah ini dilakukan agar aliran air kembali lancar dan kapasitas tampung saluran meningkat, sehingga dapat mengurangi risiko genangan air di musim penghujan.
Kepala Desa Rawagempol Wetan, H. Udin Abdul Gani, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah desa dalam mendukung program Kabupaten Karawang, yaitu “Karawang Bersih, Karawang Maju.” Menurutnya, menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
“Kami mengajak seluruh warga untuk terus berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saluran air yang menjadi sumber kehidupan bersama. Dengan semangat gotong royong, insyaallah desa kita akan tetap aman dari genangan dan banjir,” ujar H. Udin.
Sepanjang kegiatan berlangsung, suasana kebersamaan terlihat jelas. Para warga bahu-membahu membersihkan sampah dan ranting yang menumpuk di tepian kali, sementara operator alat berat bekerja memindahkan timbunan lumpur tebal yang menghambat aliran air. Tak hanya kaum pria, para ibu dan remaja desa pun ikut berkontribusi dengan menyiapkan konsumsi serta membantu membersihkan area sekitar.
Salah satu warga, Asep mengaku senang dengan adanya kegiatan ini. Menurutnya, sudah lama aliran Kali Waryamah membutuhkan pengerukan karena sedimentasi yang menumpuk menyebabkan air sering meluap saat hujan deras.
“Kami sangat berterima kasih kepada Pemerintah Desa Rawagempol Wetan yang sudah memperhatikan kondisi kali ini. Kalau dibiarkan, setiap musim hujan pasti airnya meluap ke jalan bahkan ke pekarangan warga. Sekarang setelah dibersihkan, kami merasa lebih tenang,” ungkap Asep.
Hal senada disampaikan oleh Dadang yang turut membantu kegiatan bersih-bersih di sekitar bantaran kali. Ia menilai kegiatan gotong royong seperti ini perlu terus dilakukan agar warga lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan.
“Biasanya orang baru sadar pentingnya kebersihan setelah banjir datang. Tapi dengan kegiatan seperti ini, kita bisa mencegahnya sejak dini. Kalau lingkungan bersih, air lancar, dan sampah tidak menumpuk, insyaallah desa kita lebih nyaman,” tutur nya.
Selain sebagai langkah antisipasi banjir, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan dan kelestarian lingkungan. Pemerintah Desa berharap kegiatan serupa dapat menjadi agenda rutin yang melibatkan seluruh unsur masyarakat, termasuk kelompok pemuda dan lembaga desa lainnya.
“Semoga kegiatan ini menjadi contoh bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari lingkungan terdekat kita sendiri,” tambah H. Udin. “Ketika warga peduli dan mau bergerak bersama, maka pembangunan desa bisa berjalan lebih baik dan berkelanjutan.”
Dengan selesainya kegiatan normalisasi ini, aliran air di Kali Waryamah kini terlihat lebih bersih dan lancar. Warga pun berharap upaya ini dapat mengurangi potensi banjir yang selama ini sering melanda wilayah sekitar saat curah hujan tinggi.
Pemerintah Desa Rawagempol Wetan berkomitmen untuk terus melanjutkan berbagai program pemberdayaan dan kebersihan lingkungan lainnya sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap kenyamanan dan keselamatan warganya. (Irwan)






