Rabu, Agustus 12, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Pilih Nomor 6! Calon BPD Mekarasih Reni Nanda Pratama, S.Pd.I. Siap Bawa Semangat Perubahan untuk Warga Dusun Krajan 1

KARAWANG — Kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Mekarasih, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, semakin menghangat. Sejumlah calon mulai menyampaikan gagasan dan komitmennya kepada masyarakat untuk mendapatkan kepercayaan sebagai wakil warga.

Salah satu calon yang tampil dengan pesan tegas adalah Reni Nanda Pratama, S.Pd.I., calon anggota BPD Mekarasih dusun krajan 1 nomor urut 6.
Reni membawa satu pesan utama yang menjadi semangat pencalonannya, yakni keberanian untuk menyuarakan kepentingan masyarakat.

“Kalau bukan kita yang bela warga, mau siapa lagi?”

Kalimat tersebut bukan sekadar slogan. Bagi Reni, menjadi anggota BPD berarti siap menerima amanah masyarakat, mendengarkan keluhan warga, menyerap aspirasi dan memperjuangkannya melalui jalur yang sesuai dengan aturan. Reni menilai, keberadaan BPD harus benar-benar dirasakan masyarakat. BPD tidak boleh hanya dipandang sebagai lembaga yang menjalankan fungsi administratif, tetapi harus mampu menjadi ruang keterwakilan masyarakat dalam penyelenggaraan pemerintahan desa.

DUKUNG NOMOR 6, KITA BERJUANG BERSAMA

Dengan penuh keyakinan, Reni mengajak masyarakat Mekarasih untuk memberikan dukungan kepada dirinya dalam pemilihan BPD.

“Dukung saya, nomor 6. Mari kita berjuang bersama untuk kepentingan warga. Saya ingin menjadi bagian dari masyarakat yang mau mendengar dan ikut mengawal aspirasi,” tegas Reni.

Menurutnya, masyarakat membutuhkan wakil yang tidak hanya hadir ketika pemilihan berlangsung. Setelah mendapatkan amanah, seorang anggota BPD harus tetap membuka komunikasi dengan masyarakat.
Warga harus memiliki tempat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi.

Berita Lainnya  Komisi VIII DPR RI Sosialisasikan Persiapan Haji 2027 kepada Masyarakat Jayamakmur Karawang

Mulai dari persoalan bantuan sosial, pembangunan lingkungan, pelayanan masyarakat, pemberdayaan ekonomi, kepemudaan, sosial kemasyarakatan hingga kebutuhan pembangunan desa lainnya. Semua aspirasi, kata Reni, harus didengar dan dipilah berdasarkan kebutuhan serta kewenangan yang ada.

BPD HARUS DEKAT DENGAN WARGA

Reni berpandangan, komunikasi antara BPD dengan masyarakat merupakan hal penting dalam membangun pemerintahan desa yang responsif. Ia ingin hubungan antara wakil masyarakat dengan warga tidak berhenti pada saat pemilihan selesai. Sebaliknya, komunikasi harus terus berjalan sehingga aspirasi masyarakat dapat disampaikan secara tepat dan menjadi bahan dalam pembahasan pembangunan desa.

“Jangan sampai warga punya keluhan tetapi merasa tidak ada yang mau mendengar. Kalau ada persoalan, mari kita komunikasikan. Kalau ada aspirasi, mari kita kawal bersama sesuai aturan,” ujarnya.

Menurut Reni, seorang anggota BPD harus siap menerima kritik dan masukan. Sebab, kritik dari masyarakat merupakan bagian dari kontrol sosial agar pemerintahan desa dapat berjalan lebih baik.

Berita Lainnya  Ananto Nomor Urut 1, Siap Bawa Aspirasi Warga Dusun Salem ke BPD Pasirkamuning Telagasari

BUKAN SEKADAR JANJI, TAPI KOMITMEN

Reni juga menegaskan bahwa dirinya tidak ingin memberikan janji-janji yang berada di luar kewenangan seorang anggota BPD. Baginya, yang lebih penting adalah komitmen untuk mendengarkan masyarakat dan memperjuangkan aspirasi melalui mekanisme yang benar. Ia memahami bahwa tidak semua persoalan dapat diselesaikan dengan cepat. Namun, menurutnya, setiap persoalan masyarakat harus mendapatkan perhatian dan upaya penyelesaian sesuai kemampuan serta ketentuan yang berlaku.

“Saya tidak ingin menjanjikan sesuatu yang bukan kewenangan saya. Tetapi saya siap mendengar, menyampaikan dan mengawal aspirasi warga sesuai aturan. Bagi saya, ketika masyarakat memberikan kepercayaan, maka kepercayaan itu harus dijaga,” tegasnya.

SUARA WARGA ADALAH AMANAH

Reni menilai pemilihan BPD merupakan momentum penting bagi masyarakat Mekarasih untuk menentukan siapa yang akan dipercaya membawa suara mereka. Karena itu, ia mengajak masyarakat menggunakan hak pilih dengan penuh kesadaran dan memilih calon yang dinilai memiliki kepedulian, keberanian, serta komitmen terhadap masyarakat. Nomor urut 6 menjadi identitas pencalonan Reni Nanda Pratama dalam kontestasi tersebut.
Ia berharap dukungan masyarakat bukan hanya diberikan untuk memenangkan pemilihan, tetapi juga menjadi awal dari kebersamaan dalam membangun Desa Mekarasih.

Berita Lainnya  Rayakan HUT RI ke-81, Kades Toto Ajak Warga Tegalurung Meriahkan Mancing Gratis Berhadiah

“Saya mohon doa, dukungan dan pilihan masyarakat. Dukung saya, nomor 6. Kalau kita ingin aspirasi warga benar-benar diperjuangkan, mari kita mulai dari keberanian untuk memilih dan menentukan wakil kita sendiri,” ungkapnya.

“KALAU BUKAN KITA YANG BELA WARGA, MAU SIAPA LAGI?”

Semangat Reni Nanda Pratama dalam pencalonannya dirangkum dalam satu pesan yang sederhana namun tegas: “Kalau bukan kita yang bela warga, mau siapa lagi?”. Ia ingin membawa semangat tersebut apabila nantinya mendapatkan amanah dari masyarakat.
Bagi Reni, menjadi anggota BPD bukan tentang siapa yang paling hebat, melainkan siapa yang bersedia menjalankan tanggung jawab ketika masyarakat memberikan kepercayaan.
Karena itu, ia kembali menyampaikan ajakannya kepada warga Mekarasih:

“Dukung saya, Reni Nanda Pratama, S.Pd.I., nomor urut 6. Mari kita bersama-sama menjaga kepentingan masyarakat, menyuarakan aspirasi warga dan membangun Mekarasih lebih baik. Kalau bukan kita yang bela warga, mau siapa lagi?”

Kini, keputusan berada di tangan masyarakat. Nomor 6, Reni Nanda Pratama, siap mengambil bagian dan berdiri bersama warga untuk mengawal aspirasi masyarakat Mekarasih.

. Irwan

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER