Rabu, Februari 11, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

IWOI Kabupaten Bekasi Kawal Moratorium Perumahan Baru Pasca Banjir Rendam 16 Kecamatan

IKLAN

IWOI Kabupaten Bekasi Kawal Moratorium Perumahan Baru Pasca Banjir Rendam 16 Kecamatan

KABUPATEN BEKASI – Menanggapi bencana banjir besar yang melumpuhkan 16 kecamatan di Kabupaten Bekasi, Ketua DPD Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) Kabupaten Bekasi, Ade Gentong, menyatakan komitmen tegas untuk mengawal kebijakan penghentian sementara (moratorium) pembangunan perumahan baru di wilayah terdampak, Kamis (29/01/2026).

Wilayah-wilayah seperti Sukawangi, Tambun Utara, dan Sukatani saat ini dilaporkan masih tergenang air dan menyerupai lautan, dengan ketinggian banjir mencapai 50 sentimeter hingga 1,5 meter. Kondisi tersebut dinilai sebagai alarm keras atas buruknya tata ruang dan pengelolaan lingkungan yang selama ini terjadi di Kabupaten Bekasi.

Berita Lainnya  Ketua Kwartir Ranting Pramuka Cilamaya Wetan Ikuti Kursus Pembina Mahir Tingkat Lanjutan di Karawang

IWOI DPD Kabupaten Bekasi mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera meninjau ulang perizinan Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal), khususnya pada kawasan perumahan seperti Nebraska, Lavender Grand, Permata Residen, serta sejumlah perumahan lain yang terdampak banjir parah.

Selain itu, pembangunan perumahan yang berada di dekat bantaran Sungai Cikarang Bekasi Laut (CBL) dan Kali Bekasi dinilai harus segera dihentikan. Aktivitas pembangunan di kawasan tersebut dianggap terbukti meningkatkan risiko jebolnya tanggul serta menghilangkan daerah resapan air yang sangat vital.

Berita Lainnya  Cara Membuat Agar-Agar Lapis Pelangi

Sebagai wadah jurnalis, IWO Indonesia Kabupaten Bekasi menegaskan akan bertindak sebagai pengawas independen guna memastikan tidak adanya praktik “permainan” perizinan antara pengembang dan oknum pemerintah, terlebih di tengah kondisi ribuan warga yang kini terpaksa mengungsi akibat banjir.

“Banjir ini bukan sekadar faktor alam, tetapi dampak nyata dari pembangunan yang serampangan. IWO Indonesia tidak akan tinggal diam melihat permukiman terus menjamur tanpa sistem drainase yang memadai. Kami akan mengawal ketat agar Pemkab Bekasi berani menyetop pembangunan perumahan baru sampai sistem pengendalian banjir diperbaiki secara permanen,” tegas Ade Gentong.

Berita Lainnya  SMAN 1 Cilamaya Rayakan HUT ke-33 Bertajuk Niskala Sacila, Angkat Tema “Abadi Ing Gumilar, Jagadi Ing Krida”

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), ribuan rumah warga terendam dan aktivitas masyarakat lumpuh total. IWO Indonesia juga menginstruksikan seluruh anggotanya di lapangan untuk terus melaporkan titik-titik penyumbatan drainase serta area rawan banjir, guna mempercepat penyaluran bantuan dan penanganan teknis oleh pemerintah daerah.

Di akhir pernyataannya, IWO Indonesia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu menyuarakan perbaikan tata ruang yang berkeadilan dan berkelanjutan, demi keselamatan jangka panjang warga Kabupaten Bekasi. (Red)

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER