Sabtu, April 25, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Bupati Karawang Pastikan Pilkades 67 Desa Tetap Digelar Tahun 2026

Bupati Karawang Pastikan Pilkades 67 Desa Tetap Digelar Tahun 2026

KARAWANG – Pemerintah Kabupaten Karawang memastikan pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di 67 desa tetap akan digelar pada tahun 2026. Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Aep Syaepuloh, sekaligus menepis berbagai spekulasi terkait kemungkinan penundaan akibat keterbatasan anggaran daerah.

Menurut Aep, Pilkades merupakan agenda demokrasi yang sangat penting bagi masyarakat desa dan tidak boleh tertunda dengan alasan apa pun. Ia menegaskan bahwa masa jabatan 67 kepala desa di Kabupaten Karawang akan berakhir pada tahun 2026, sehingga Pilkades harus dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Pilkades tetap kita laksanakan, tidak ada penundaan. Tahun ini ada 67 kepala desa yang masa jabatannya berakhir,” ujar Aep usai menghadiri pelantikan kepala sekolah SD dan SMP di Plaza Pemkab Karawang, Jumat (24/4/2026).

Berita Lainnya  Warga Keluhkan Bau Menyengat TPS, Pengelolaan Sampah di Plered Disorot

Aep menambahkan, dirinya telah menginstruksikan Sekretaris Daerah agar seluruh tahapan Pilkades dapat dipercepat selama kesiapan teknis di lapangan telah terpenuhi. Menurutnya, percepatan tahapan menjadi langkah strategis agar pelaksanaan Pilkades tetap sesuai target waktu yang telah ditetapkan.

“Kalau kesiapan sudah matang, pelaksanaan harus segera dilakukan sesuai jadwal. Jangan sampai ada hambatan teknis yang sebenarnya bisa diantisipasi sejak awal,” tegasnya.

Fokus Persiapan Teknis dan Skema Anggaran

Saat ini, Pemerintah Kabupaten Karawang terus melakukan koordinasi lintas sektor, mulai dari dinas terkait, pemerintah kecamatan, hingga pemerintah desa, guna memastikan kesiapan teknis Pilkades. Persiapan tersebut mencakup aspek logistik, regulasi, keamanan, hingga pembiayaan pelaksanaan Pilkades serentak.

Berita Lainnya  Siswa SMKN Banyusari Laksanakan Kegiatan Jumat Bersih di Lingkungan Sekolah

Aep mengakui bahwa kondisi fiskal daerah saat ini memang menjadi tantangan tersendiri, seiring dengan kebijakan penyesuaian anggaran. Namun demikian, ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan untuk menghambat proses demokrasi di tingkat desa.

“Kondisi fiskal memang jadi tantangan, tapi kita siapkan solusi pembiayaan agar seluruh tahapan tetap berjalan. Prinsipnya, hak demokrasi masyarakat desa harus tetap terjamin,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa sejumlah tahapan awal Pilkades sudah mulai berjalan di beberapa wilayah. Tahapan tersebut antara lain pemutakhiran data pemilih, inventarisasi daftar pemilih tetap, serta verifikasi administrasi desa yang akan melaksanakan Pilkades.

Berita Lainnya  Visi Progresif Galih Pribadi: Jadikan PGRI Pamanukan 'Rumah Aman' dan Pusat Inovasi Guru

“Targetnya sekitar bulan November. Sekarang tahapannya sudah mulai berjalan di beberapa wilayah,” imbuhnya.

Harapan Pilkades Berjalan Aman dan Demokratis

Lebih lanjut, Bupati Karawang berharap seluruh tahapan Pilkades serentak 2026 dapat berjalan aman, tertib, dan demokratis. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh masyarakat dan aparatur desa, untuk menjaga kondusivitas selama proses Pilkades berlangsung.

“Pilkades ini bukan sekadar memilih kepala desa, tetapi momentum untuk memperkuat demokrasi dan pembangunan desa. Mari kita jaga bersama agar pelaksanaannya berjalan lancar dan damai,” pungkasnya.

. Red

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER