Penggiat Pendidikan dan UMKM, Siti Nurjanah Siap Maju di Pilkades Pamekaran Banyusari 2026, Tekad Bulat Perjuangkan Kesejahteraan Warga
KARAWANG – Bursa Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Pamekaran tahun 2026 mulai menghangat. Salah satu figur perempuan yang menyatakan kesiapan maju sebagai calon kepala desa adalah Siti Nurjanah, warga Dusun Babakan Banten, Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.
Dengan tekad yang bulat dan keyakinan penuh, Siti Nurjanah siap mengabdikan diri demi memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Desa Pamekaran.
Perempuan yang dikenal aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan ini menyampaikan bahwa keputusannya maju dalam Pilkades Pamekaran bukanlah langkah yang diambil secara terburu-buru.
Proses panjang, pertimbangan matang, serta dorongan kuat dari keluarga dan masyarakat menjadi dasar utama niatnya untuk ikut serta dalam kontestasi demokrasi tingkat desa tersebut.
Siti Nurjanah merupakan sosok yang telah lama berkecimpung di dunia pendidikan keagamaan, khususnya sebagai penggiat pendidikan MDA (Madrasah Diniyah Awaliyah). Selain itu, ia juga dikenal sebagai pelaku UMKM dengan produk unggulan berupa kerupuk RO, yang selama ini turut membantu menggerakkan perekonomian keluarga dan masyarakat sekitar.
“Pengalaman saya di dunia pendidikan dan UMKM membuat saya semakin memahami kebutuhan masyarakat, baik dari sisi peningkatan kualitas sumber daya manusia maupun penguatan ekonomi warga,” ujar Siti Nurjanah saat ditemui, Jumat 15 Mei 2026.
Tak hanya itu, Siti Nurjanah juga telah terbiasa berorganisasi dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan. Pengalaman tersebut diyakininya menjadi bekal penting untuk memimpin, merangkul, serta mengayomi seluruh lapisan masyarakat Desa Pamekaran jika kelak dipercaya mengemban amanah sebagai kepala desa.
Menurutnya, Desa Pamekaran memiliki potensi besar yang harus dikelola secara bersama-sama, transparan, dan berkeadilan. Ia berkomitmen untuk mendorong program-program yang berpihak pada masyarakat, mulai dari peningkatan pelayanan publik, penguatan pendidikan keagamaan dan formal, hingga pemberdayaan UMKM dan ekonomi kreatif desa.
“Tekad saya sudah bulat. Insyaallah jika diberi amanah, saya akan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya, jujur, dan bertanggung jawab. Kepemimpinan desa harus hadir untuk semua, tanpa membeda-bedakan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Siti Nurjanah juga memohon doa dan dukungan dari seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta pihak-pihak terkait agar proses Pilkades Pamekaran 2026 dapat berjalan dengan aman, damai, dan demokratis.
“Saya sangat membutuhkan dukungan dari semua pihak. Tanpa kebersamaan, mustahil cita-cita membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera bisa terwujud.
Mohon doa restu agar niat baik ini diridai Allah SWT dan membawa manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.
Dengan hadirnya figur perempuan seperti Siti Nurjanah dalam bursa Pilkades Pamekaran 2026, diharapkan dapat memberikan warna baru sekaligus alternatif kepemimpinan yang mengedepankan nilai-nilai pemberdayaan, kebersamaan, dan kepedulian terhadap kesejahteraan warga Desa Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.
Reporter: Irwan





