Sabtu, Juli 4, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Berbekal Pengalaman Kepala Dusun, Edi Rianto Alias Wage Daftar Bacalon BPD Desa Gembongan Banyusari

KARAWANG  – Kontestasi pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Desa Gembongan Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang mulai menghangat. Salah satu tokoh masyarakat yang turut ambil bagian adalah Edi Irianto, yang akrab disapa Wage.

Ia secara resmi mendaftarkan diri sebagai bakal calon anggota BPD pada Jumat, 3 Juli 2026.

Pendaftaran tersebut dilakukan di sekretariat panitia pemilihan BPD Desa Gembongan. Dengan penuh keyakinan, Wage menyatakan kesiapannya untuk mengabdikan diri kepada masyarakat dan berkontribusi aktif dalam penyelenggaraan pemerintahan desa bersama pemerintah desa dan unsur lembaga desa lainnya.

Kepercayaan diri Wage bukan tanpa alasan. Ia memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan desa, di antaranya pernah menjabat sebagai kepala dusun.

Berita Lainnya  Dana BUMDes Rp221 Juta Menyusut Akibat Gagal Panen, Pj Kepala Desa Mekarasih Angkat Bicara

Pengalaman tersebut, menurutnya, menjadi bekal berharga untuk memahami secara langsung persoalan, kebutuhan, serta aspirasi masyarakat di tingkat bawah.

“Pengalaman saya sebagai aparat desa membuat saya cukup memahami kondisi sosial masyarakat, dinamika pemerintahan desa, serta pentingnya komunikasi antara warga dan pemerintah desa,” ujar Wage usai melakukan pendaftaran.

Lebih lanjut, Wage menegaskan bahwa apabila dirinya dipercaya dan terpilih menjadi anggota BPD, ia berkomitmen penuh untuk menjalankan tugas dan fungsi BPD sebagaimana diamanatkan dalam peraturan perundang-undangan.

Berita Lainnya  Patroli Gabungan Malam Minggu, Kecamatan Banyusari Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Salah satu fokus utamanya adalah menyalurkan aspirasi masyarakat, mengawal kebijakan desa, serta menjaga sinergitas antara BPD dan pemerintah desa.

Menurutnya, BPD memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara warga dan pemerintah desa.

Oleh karena itu, ia bertekad untuk selalu hadir di tengah masyarakat, mendengar langsung keluhan maupun usulan warga, serta memperjuangkannya melalui mekanisme yang ada di pemerintahan desa.

“BPD bukan sekadar lembaga formal, tetapi wakil masyarakat di pemerintahan desa. Saya ingin benar-benar menjadi penyambung lidah warga, agar setiap aspirasi dapat tersampaikan dan ditindaklanjuti,” tegasnya.

Selain itu, Wage juga menekankan pentingnya transparansi, musyawarah, dan kebersamaan dalam membangun desa. Ia berharap keberadaan BPD dapat semakin memperkuat tata kelola pemerintahan desa yang partisipatif dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Berita Lainnya  PMBM MTsN 1 Karawang Ditutup, 320 Pendaftar Bersaing Perebutkan 288 Kuota Siswa Baru

Di akhir pernyataannya, Wage memohon doa serta dukungan dari seluruh lapisan masyarakat Kecamatan Banyusari, khususnya warga Desa Gembongan.

Ia berharap cita-citanya untuk mengabdi sebagai anggota BPD dapat terwujud, sehingga dirinya dapat mewakili dan memperjuangkan kepentingan warga di lingkungan pemerintahan desa.

“Mohon doa dan dukungan dari masyarakat. Mudah-mudahan niat baik ini mendapat ridho dan saya bisa amanah jika dipercaya menjadi anggota BPD,” pungkasnya.

. Irwan

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER