QNF Chapter 5 Gala Premiere Digelar 11 Oktober 2026, Angkat Tema “Scene Lokal”
KARAWANG – Quarter Night Festival (QNF) kembali hadir melalui QNF Chapter 5 Gala Premiere yang akan digelar pada 11 Oktober 2026. Festival musik yang diselenggarakan oleh Quarter Event Organizer (QEO) ini mengusung tema “Scene Lokal”, sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang kolaborasi bagi musisi, seniman, komunitas, pelaku UMKM, dan industri kreatif di Kabupaten Karawang.
Memasuki penyelenggaraan kelima, QNF terus berkembang menjadi salah satu festival musik tahunan yang konsisten menghadirkan pengalaman berbeda. Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan musik, QNF juga memadukan seni visual, instalasi kreatif, aktivasi komunitas, serta pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif dalam satu ekosistem festival.
CEO Quarter Event Organizer (QEO), Nur Eka Putri Septiani, mengatakan QNF lahir dari gagasan sederhana yang muncul setelah pandemi Covid-19. Bersama sejumlah rekan yang memiliki latar belakang di bidang seni kreatif, mereka ingin menciptakan sebuah festival yang menjadi ruang berekspresi sekaligus mempertemukan berbagai komunitas di Karawang.
“Yang pertama itu iseng, yang kedua sudah terlanjur, yang ketiga ketagihan, dan sekarang sudah menjadi kewajiban. Karena itu QNF terus berkembang hingga memasuki Chapter 5 dan menjadi agenda tahunan,” ujar Putri.
Ia menjelaskan, penyelenggaraan perdana menjadi proses pembelajaran bagi seluruh tim. Dengan personel yang masih terbatas, mereka membangun festival secara mandiri, mulai dari penyusunan konsep, produksi acara, hingga pelaksanaan teknis di lapangan.
Berbekal evaluasi dari setiap penyelenggaraan, QEO terus meningkatkan kualitas festival dari berbagai aspek, mulai dari konsep, artistik, tata panggung, kualitas produksi, hingga kenyamanan pengunjung. Upaya tersebut dilakukan untuk memperkuat identitas QNF sebagai festival musik dengan konsep sinematik yang menjadi ciri khasnya.
Tahun ini, tema “Scene Lokal” dipilih sebagai representasi kekayaan ekosistem kreatif Karawang. Melalui tema tersebut, QNF ingin menghadirkan panggung yang mempertemukan musisi, seniman, ilustrator, komunitas kreatif, pelaku UMKM, coffee shop lokal, hingga Karawang Trend Market dalam semangat kolaborasi.
Dalam sesi tanya jawab, Ketua Ikatan Wartawan Online Indonesia (IWOI) DPD Karawang yang juga Founder GOKAR (Aplikasi Transportasi Online Asli Karawang), Syuhada Wisastra, yang hadir atas undangan panitia, mengajukan dua pertanyaan kepada penyelenggara. Pertama, apakah panitia memberikan ruang bagi pelaku UMKM lokal untuk berpartisipasi dalam event tersebut dan berapa target UMKM yang akan dilibatkan. Kedua, sejauh mana QNF Chapter 5 dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian dan sektor pariwisata di Kabupaten Karawang.
Menjawab pertanyaan tersebut, CEO Quarter Event Organizer (QEO), Nur Eka Putri Septiani, menegaskan bahwa pihaknya selalu berkolaborasi dengan pelaku UMKM di Karawang. Menurutnya, panitia telah menyiapkan area atau stage khusus sebagai wadah bagi UMKM lokal untuk mempromosikan produk dan usahanya selama festival berlangsung.
“Sejak awal kami selalu berkolaborasi dengan UMKM Karawang. Kami menyiapkan area atau stage khusus agar mereka bisa ikut berpartisipasi dan berkembang bersama QNF. Kami juga optimistis penyelenggaraan QNF Chapter 5 akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM, industri kreatif, serta turut mendorong sektor pariwisata di Kabupaten Karawang,” jelas Putri.
Di bawah kepemimpinan CEO Nur Eka Putri Septiani bersama CFO Reza Firmansyah, Quarter Event Organizer (QEO) berkomitmen menghadirkan festival yang tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga ruang tumbuh bagi pelaku industri kreatif lokal.
Identitas sinematik tetap menjadi benang merah penyelenggaraan QNF Chapter 5. Konsep tersebut diwujudkan melalui penyebutan penampil sebagai “pemeran”, kategori tiket bertema Studio dan Premiere, serta tata panggung yang terinspirasi dari dunia perfilman, sehingga menjadikan QNF memiliki karakter yang berbeda dari festival musik lainnya.
Persiapan QNF Chapter 5 telah dilakukan hampir satu tahun, meliputi penyusunan konsep, kurasi penampil, perencanaan produksi, hingga kolaborasi dengan berbagai mitra kreatif. Pada pelaksanaannya nanti, festival ini akan menghadirkan dua panggung utama, sekitar 10 penampil, instalasi seni, area UMKM, aktivasi komunitas, serta beragam pengalaman interaktif bagi para pengunjung.
Melalui QNF Chapter 5 Gala Premiere, Quarter Event Organizer (QEO) menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan festival yang menjadi ruang kolaborasi, apresiasi, dan pertumbuhan ekosistem kreatif di Karawang. Lebih dari sekadar festival musik, QNF diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap perkembangan ekonomi kreatif sekaligus memperkuat posisi Karawang sebagai salah satu pusat lahirnya karya dan talenta kreatif di Indonesia.
. Irwan






