Kamis, Oktober 15, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Ratusan Pendukung Sambut H. Akhmad Holil Usai Raih Nomor Urut 1 Pilkades Pamekaran

KARAWANG — Suasana penuh semangat mewarnai pengundian nomor urut calon kepala desa (Pilkades) Pamekaran, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, Kamis (15 Oktober 2026). H. Akhmad Holil, calon petahana yang kembali maju dalam kontestasi Pilkades Pamekaran, memperoleh nomor urut 1 dan disambut ratusan pendukungnya usai mengikuti tahapan pengundian di aula Kantor Desa Pamekaran.

Kedatangan H. Akhmad Holil bersama para pendukungnya menjadi salah satu momen yang menyita perhatian. Ratusan keluarga, kader, simpatisan, serta warga masyarakat yang menjemputnya menunjukkan dukungan terhadap pencalonannya untuk kembali memimpin Desa Pamekaran. Suasana semakin meriah ketika rombongan bergerak bersama. Sesekali terdengar teriakan dari para pendukung yang menyerukan, “Lanjutkan! Lanjutkan pimpin Desa Pamekaran!”
Seruan tersebut menggambarkan harapan sebagian pendukung agar H. Akhmad Holil kembali melanjutkan kepemimpinan di Desa Pamekaran untuk periode mendatang.

Meski disambut dengan antusiasme para pendukung, H. Akhmad Holil mengingatkan kepada seluruh pihak agar tidak terbawa suasana dan tetap mengedepankan sikap dewasa dalam menghadapi pesta demokrasi tingkat desa tersebut. Menurutnya, perbedaan pilihan dalam Pilkades merupakan hal yang wajar. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat menjaga persaudaraan, mempererat tali silaturahmi, serta tidak menjadikan perbedaan dukungan sebagai alasan untuk menimbulkan perselisihan.

Berita Lainnya  Kades Yasser Arafat Pesan Jaga Kondusivitas, Tiga Calon Kades Mekarasih Resmi Dapat Nomor Urut

Ia secara khusus berpesan kepada para pendukungnya agar senantiasa menjaga kondusivitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung, mulai dari proses setelah pengundian nomor urut hingga pelaksanaan pemungutan suara atau pencoblosan. Pesan tersebut dinilai penting agar pelaksanaan Pilkades Pamekaran dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan demokratis tanpa mengorbankan kerukunan masyarakat.

“Yang terpenting, kita harus tetap menjaga kondusivitas. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita terpecah belah. Mari kita ikuti seluruh tahapan Pilkades ini dengan tertib, damai, dan tetap menjaga persaudaraan,” demikian pesan yang disampaikan kepada para pendukungnya.

Optimistis dengan Dukungan Keluarga dan Masyarakat

Sebagai calon petahana, H. Akhmad Holil mengaku optimistis menghadapi kontestasi Pilkades Pamekaran yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang. Optimisme tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari dukungan keluarga, kader, simpatisan, serta warga masyarakat yang memberikan kepercayaan dan dorongan kepadanya untuk kembali maju sebagai calon kepala desa. Baginya, dukungan masyarakat menjadi penyemangat untuk mengikuti setiap tahapan pemilihan dengan penuh tanggung jawab. Namun, ia juga mengingatkan bahwa proses demokrasi harus tetap dihormati dan keputusan akhir berada di tangan masyarakat melalui pemungutan suara.

Berita Lainnya  Hj. Retno Sukmawati Resmi Ditetapkan Lulus Administrasi Sebagai Bacalon Kades Mekarasih Siap Ikuti Tes Tertulis

Antusiasme warga yang mengiringinya setelah pengundian nomor urut menjadi pemandangan tersendiri dalam dinamika Pilkades Pamekaran. Di tengah semangat para pendukung, pesan mengenai pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban tetap menjadi perhatian utama.

Dalam kesempatan tersebut, muncul pula pernyataan dari pihak pendukung yang menegaskan bahwa kekompakan mereka didasari oleh kesadaran dan pilihan pribadi, bukan karena imbalan materi.

“Kami kompak atas dasar hati nurani, tidak dibayar,” demikian pernyataan yang disampaikan pendukung.

Pernyataan itu menjadi penegasan dari pihak pendukung mengenai alasan mereka memberikan dukungan kepada H. Akhmad Holil. Meski demikian, dukungan tersebut merupakan sikap para pendukung dan tidak serta-merta menggambarkan pilihan seluruh warga Desa Pamekaran.

Pilkades Momentum Menjaga Persatuan

Pilkades merupakan momentum penting bagi masyarakat desa untuk menentukan pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan desa pada periode berikutnya. Karena itu, setiap tahapan pemilihan diharapkan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip demokrasi, keterbukaan, keamanan, dan ketertiban.
Masyarakat juga diharapkan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya maupun perbedaan pandangan politik di lingkungan masing-masing.

Berita Lainnya  Dipilih Rakyat, BPD Mekarasih Banyusari Diminta Jangan Lupa Rakyat: “Harus Bisa Bekerja untuk Masyarakat”

Bagi H. Akhmad Holil dan para pendukungnya, perolehan nomor urut 1 menjadi bagian dari perjalanan menuju pelaksanaan Pilkades Pamekaran. Tahapan berikutnya akan menjadi kesempatan bagi setiap calon untuk menyampaikan gagasan dan memperoleh kepercayaan masyarakat secara demokratis. Pada akhirnya, siapa pun yang mendapatkan amanah dari masyarakat diharapkan mampu menjalankan pemerintahan desa dengan baik, mengutamakan kepentingan warga, serta melanjutkan pembangunan demi kemajuan dan kesejahteraan Desa Pamekaran.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan para pendukung diharapkan tetap terjaga hingga seluruh tahapan Pilkades selesai. Sebab, kemenangan dalam kontestasi politik desa bukan hanya tentang memperoleh suara, tetapi juga bagaimana masyarakat tetap bersatu dan hidup berdampingan setelah pesta demokrasi berakhir.

. Irwan

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER