KARAWANG – Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, Kabupaten Karawang, resmi memasuki babak baru. Panitia Pilkades secara resmi menetapkan tiga calon kepala desa sekaligus melaksanakan pengundian nomor urut yang akan digunakan dalam kontestasi demokrasi tingkat desa tersebut. Kegiatan penetapan calon dan pengundian nomor urut berlangsung di Aula Desa Kemiri, Kecamatan Jayakerta, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Acara tersebut dihadiri unsur Muspika Kecamatan Jayakerta, Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kemiri, unsur TNI dan Polri, serta para pendukung masing-masing calon kepala desa.
Pelaksanaan penetapan dan pengundian nomor urut menjadi salah satu tahapan penting menjelang pemungutan suara. Melalui tahapan ini, masyarakat mulai mengetahui nomor urut masing-masing kandidat yang akan bersaing memperebutkan kepercayaan warga untuk memimpin Desa Kemiri.
Berdasarkan hasil pengundian yang dilaksanakan panitia, tiga calon kepala desa mendapatkan nomor urut masing-masing. Gunawan memperoleh nomor urut 1, H. Yusup Samyong mendapatkan nomor urut 2, sedangkan H. Darsan Sasmita yang akrab disapa H. Totong memperoleh nomor urut 3.
Ketiga kandidat tersebut kini telah mengantongi nomor urut masing-masing untuk melanjutkan tahapan Pilkades sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Panitia Pilkades Desa Kemiri menyampaikan rasa syukur karena seluruh rangkaian kegiatan penetapan calon dan pengundian nomor urut dapat terlaksana dengan baik.
“Alhamdulillah, acara penetapan calon Kades Kemiri, Kecamatan Jayakerta, berjalan lancar dan kondusif,” ujar panitia.
Suasana yang tertib dan kondusif diharapkan dapat terus dipertahankan hingga seluruh tahapan Pilkades selesai. Dukungan seluruh elemen masyarakat dinilai penting agar proses demokrasi di Desa Kemiri berlangsung aman, damai, dan menjunjung tinggi nilai kebersamaan.
H. Tabroni Ingatkan Pentingnya Sikap Legawa
Sementara itu, Penjabat Sementara (Pjs) Kepala Desa Kemiri, H. Tabroni, menyampaikan pesan kepada ketiga calon kepala desa agar senantiasa mengedepankan sikap legawa dan menerima hasil pemilihan dengan lapang dada. Menurutnya, kontestasi Pilkades merupakan bagian dari proses demokrasi yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menentukan sosok pemimpin yang dinilai mampu membawa kemajuan bagi desa. Karena itu, persaingan antarkandidat hendaknya tidak menimbulkan perpecahan di tengah masyarakat. Sebaliknya, seluruh calon diharapkan dapat memberikan contoh yang baik dengan menjaga persatuan, menghormati perbedaan pilihan, serta mengutamakan kepentingan masyarakat Desa Kemiri.
“Saya berharap tiga calon Kades ini harus legawa. Siapa pun yang terpilih nantinya adalah putra terbaik Desa Kemiri dan harus bersama-sama membangun desa,” ungkap H. Tabroni.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa tujuan utama Pilkades bukan sekadar memenangkan persaingan, melainkan memilih pemimpin yang dapat mengemban amanah masyarakat dan menjalankan pembangunan desa secara berkelanjutan. Perbedaan nomor urut maupun dukungan politik di tingkat desa diharapkan tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah belah. Seluruh elemen masyarakat diharapkan tetap menjaga kerukunan dan memberikan dukungan terhadap proses demokrasi yang sedang berjalan.
Tiga Kandidat, Satu Tujuan untuk Kemiri
Dengan telah ditetapkannya tiga calon kepala desa dan selesainya pengundian nomor urut, masyarakat Desa Kemiri kini bersiap mengikuti tahapan Pilkades selanjutnya. Gunawan dengan nomor urut 1, H. Yusup Samyong dengan nomor urut 2, serta H. Darsan Sasmita alias H. Totong dengan nomor urut 3, akan berkompetisi untuk memperoleh kepercayaan masyarakat.
Dinamika persaingan antarkandidat diperkirakan menjadi bagian dari proses demokrasi desa. Namun, semangat persaudaraan dan komitmen untuk membangun desa harus tetap menjadi prioritas bersama. Harapannya, Pilkades Desa Kemiri dapat berlangsung aman, tertib, dan demokratis, serta menghasilkan pemimpin yang mampu menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab.
Siapa pun yang nantinya memperoleh kepercayaan warga, persatuan masyarakat dan kemajuan Desa Kemiri harus tetap menjadi tujuan utama setelah seluruh tahapan Pilkades berakhir.
. Boleng






