Senin, April 27, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Warga Bolang Resah, Aksi Begal Kembali Terjadi

Warga Bolang Resah, Aksi Begal Kembali Terjadi

KARAWANG — Aksi pembegalan kembali meresahkan warga Desa Bolang, Kecamatan Tirtajaya, Karawang. Dua warga setempat berinisial MR dan BA nyaris menjadi korban begal saat tengah berolahraga sore pada Sabtu (26/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB.
Peristiwa tersebut terjadi di jalur totoang Jalan Bolang–Kampungsawah, tepatnya di sekitar area kandang ayam yang dikenal sepi serta minim penerangan. Saat ditemui di kediamannya, MR menuturkan bahwa dirinya bersama BA tiba-tiba dipepet oleh dua orang tak dikenal yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX berwarna hitam.

Berita Lainnya  Jumat Penuh Semangat, Siswa SDN Jayamukti Banyusari Ikuti Senam Sehat Bersama

“Tiba-tiba kami dipepet, lalu pelaku langsung mengacungkan celurit dan meminta kami menyerahkan handphone,” ujar MR, Minggu (26/4/2026).

Dalam kondisi panik dan terancam, kedua korban memilih melarikan diri ke arah area persawahan untuk menyelamatkan diri dari pelaku yang semakin agresif. Beruntung, MR dan BA berhasil lolos tanpa mengalami luka maupun kehilangan barang berharga.

Kejadian ini menambah daftar panjang aksi pembegalan di sepanjang jalur Bolang–Kampungsawah yang selama ini dikenal rawan, terutama pada sore hingga malam hari. Minimnya penerangan jalan disebut menjadi salah satu faktor yang dimanfaatkan para pelaku kejahatan.

Berita Lainnya  Napak Tilas HUT ke-19, Laskar NKRI Sambangi Tugu Proklamasi hingga Monumen Rawagede

Seorang warga berinisial AM mengaku resah dengan meningkatnya aksi kriminalitas di wilayah tersebut.
“Saya sebagai warga Desa Bolang tentu sangat tidak nyaman dengan adanya kejadian seperti ini,” ungkapnya.

Menurut AM, para pelaku diduga telah merencanakan aksinya dengan modus menghentikan korban di jalan, lalu mengancam menggunakan senjata tajam.

Warga pun berharap adanya peningkatan pengamanan, seperti patroli rutin dari aparat keamanan serta pemasangan lampu penerangan jalan di titik-titik rawan, khususnya di jalur totoang Bolang hingga Kampungsawah.
“Kami ingin rasa aman, terutama di malam hari,” tegas AM.

Berita Lainnya  Saatnya Berubah! Galih Pribadi Siap Pimpin PGRI Pamanukan ke Arah Baru

Ia juga mendorong adanya sinergi antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga ketertiban lingkungan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

“Harapan kami, kejadian seperti ini tidak terulang lagi. Harus ada kebersamaan antara warga dan aparat untuk menciptakan situasi yang aman,” pungkasnya.

Reporter: Boleng

 

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER