Sabtu, Maret 21, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Banjir Langganan Ganggu Pendidikan, Orang Tua Siswa SDN Mekarmaya 1 Cilamaya Wetan Berharap Solusi Pemerintah

Banjir Langganan Ganggu Pendidikan, Orang Tua Siswa SDN Mekarmaya 1 Cilamaya Wetan Berharap Solusi Pemerintah

 

KARAWANG  – SDN Mekarmaya 1 yang berlokasi di Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, terpaksa meliburkan seluruh siswanya pada Senin, 19 Januari 2026. Keputusan tersebut diambil menyusul kondisi sekolah yang terendam banjir dengan ketinggian air mencapai sekitar betis orang dewasa.

Banjir terjadi akibat intensitas hujan yang cukup tinggi sejak malam hari, ditambah meluapnya aliran Kali Cilamaya yang berada tidak jauh dari lingkungan sekolah. Genangan air mengakibatkan aktivitas belajar mengajar tidak memungkinkan untuk dilaksanakan demi keselamatan dan kenyamanan siswa maupun tenaga pendidik.

Berita Lainnya  Ketua IWOI Bagikan Seragam Gratis Untuk Wartawan IWOI Karawang

Kepala SDN Mekarmaya 1, Hj. Nurmala, S.Pd, mengungkapkan bahwa banjir mulai diketahui sekitar pukul 05.00 WIB saat dirinya menerima laporan kondisi sekolah sudah tergenang air.

“Sejak subuh kami sudah memantau kondisi sekolah. Air masuk ke halaman hingga ruang kelas dengan ketinggian cukup mengkhawatirkan, sehingga kami memutuskan meliburkan siswa demi keselamatan,” ujar Hj. Nurmala.

Ia juga menjelaskan bahwa banjir di SDN Mekarmaya 1 bukanlah kejadian baru. Menurutnya, setiap kali Perumahan Tegalwaru, Cilamaya Wetan, dilanda banjir, maka hampir dapat dipastikan sekolah juga ikut terdampak.

Berita Lainnya  Siswa SMPN 2 Cilamaya Kulon Terima Program Makan Bergizi Gratis, Dibagikan Serentak Usai Pulang Sekolah

“Ini sudah menjadi persoalan berulang. Kalau kawasan Tegalwaru banjir, sekolah kami hampir selalu ikut terendam. Tentu ini sangat mengganggu proses pendidikan,” tambahnya.

Kondisi tersebut menimbulkan keprihatinan dari para orang tua siswa. Salah seorang wali murid mengaku sedih melihat anak-anak harus kembali kehilangan waktu belajar akibat banjir yang terus berulang setiap musim hujan.

“Kami sebagai orang tua tentu prihatin. Anak-anak jadi sering libur bukan karena hari besar, tapi karena banjir. Kami berharap ada solusi nyata dari pemerintah agar sekolah tidak terus jadi korban banjir langganan,” ungkapnya.

Berita Lainnya  Trotoar untuk Disabilitas Dijadikan Tempat Reklame, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

Pihak sekolah dan orang tua siswa berharap Pemerintah Kabupaten Karawang, melalui dinas terkait, dapat segera mengambil langkah konkret dan serius, baik melalui penataan drainase, normalisasi sungai, maupun solusi jangka panjang lainnya. Hal tersebut dinilai penting agar kegiatan belajar mengajar tidak terus terganggu dan hak pendidikan siswa dapat terpenuhi secara optimal. (Irwan)

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER