Masjid Tajug Geude Purwakarta Jadi Pusat Pengajian Anti Gempa, Manaqib Tuan Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani QS Bergema Khusyuk
PURWAKARTA – Masjid Tajug Geude salah satu ikon religius Kabupaten Purwakarta, menjadi pusat kegiatan Pengajian Anti Gempa dan Manaqib Tuan Syeikh Abdul Qodir Al Jaelani QS, Sabtu, 17 Januari 2026. Kegiatan berlangsung khusyuk dan penuh kekhidmatan, diikuti ratusan jamaah dari berbagai daerah.
Masjid Tajug Geude memiliki posisi yang cukup strategis karena berada di wilayah perbatasan antara Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang, sehingga kerap menjadi titik temu jamaah lintas daerah dalam berbagai kegiatan keagamaan.
Tepat pukul 16.30 WIB, para jamaah Majelis Zikir, pengamal Thoriqoh Qodriyah Naqsyabandiah, mulai berdatangan ke lokasi acara. Kehadiran jamaah semakin lengkap dengan para panitia Manaqib yang telah bersiap menyambut rangkaian kegiatan zikir dan pengajian.
Masjid Tajug Geude yang berlokasi di Kampung Cilodong, Desa Cikopo, Kecamatan Bungursari, Kabupaten Purwakarta, tampak semarak. Suasana religius begitu terasa, dipenuhi lantunan zikir Manaqib yang menggema dan menenangkan jiwa.
Bangunan masjid yang megah dengan lantai berwarna kuning, garis shaf sujud berwarna merah dan putih, serta ornamen ukiran kayu bernuansa tradisional, menghadirkan suasana ibadah yang nyaman, adem, dan bersih.
Keindahan arsitektur Masjid Tajug Geude semakin menambah kekhusyukan jamaah dalam beribadah.
Rangkaian acara diawali dengan pelaksanaan Sholat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan zikir Khotaman dan pengajian Manaqib.
Sejumlah penceramah dan tokoh thoriqoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya:
KH. Daniel Lutfie Almaqzumi, S.Kom, Wakil Talqin sekaligus dosen Universitas Usama
KH. Junaedi Rosyid, Wakil Talqin
KH. Muhammad Sugih Burhamudi, S.Pd.I
Pengajian ini dihadiri oleh para pemangku Manaqib dan Khotaman dari berbagai Majelis Zikir, serta para pecinta kesucian jiwa yang datang dari berbagai pelosok wilayah Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang.
Melalui kegiatan Pengajian Anti Gempa dan Manaqib ini, jamaah berharap dapat memperkuat spiritualitas, meningkatkan ketenangan batin, serta memohon perlindungan Alloh SWT agar masyarakat senantiasa dijauhkan dari bencana dan diberi keselamatan lahir batin. (Hasanudin/Red)






