Selasa, Juli 14, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Diduga Lalai Jalankan Tugas, Wakasek Humas SMAN 1 Banyusari Karawang Risky Diminta Dievaluasi

Diduga Lalai Jalankan Tugas, Wakasek Humas SMAN 1 Banyusari Karawang Risky Diminta Dievaluasi

KARAWANG – Memasuki hari pertama tahun ajaran 2026–2027, kinerja Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Bidang Humas SMAN 1 Banyusari, Risky Andrian Pangestu, menjadi sorotan. Yang bersangkutan diduga kurang optimal menjalankan tugas kehumasan setelah beberapa kali sulit ditemui maupun dihubungi oleh awak media saat hendak meminta keterangan resmi mengenai kegiatan sekolah.

Sorotan tersebut kembali mencuat pada Senin (13/7/2026), bertepatan dengan dimulainya kegiatan sekolah dan rencana pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru.

Saat awak media berencana berkunjung ke SMAN 1 Banyusari untuk meminta informasi terkait pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) serta MPLS, Wakasek Humas diketahui tidak berada di sekolah.

Berita Lainnya  IWOI DPD Karawang Dukung Kepemimpinan Baru Kapolresta Karawang Mario Prahatinto

Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon juga disebut tidak mendapat respons. Pesan singkat yang dikirim baru mendapat balasan beberapa saat kemudian.

Dalam jawabannya, yang bersangkutan menyampaikan bahwa dirinya sedang berada di luar sekolah untuk mendampingi pertandingan futsal.

Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan dari sejumlah pihak, mengingat jabatan Wakasek Humas memiliki peran penting sebagai penghubung antara sekolah dengan masyarakat, termasuk melayani kebutuhan informasi dari media massa maupun menerima tamu ketika kepala sekolah sedang tidak berada di tempat.

Di sisi lain, beredar informasi bahwa Risky Andrian Pangestu juga merupakan pelatih futsal yang cukup aktif mendampingi peserta didik mengikuti berbagai kejuaraan di luar sekolah.

Meski kegiatan tersebut dinilai positif dalam pembinaan prestasi siswa, publik berharap pelaksanaan tugas kedinasan sebagai guru dan pejabat sekolah tetap menjadi prioritas utama, terlebih saat jam kerja dan pada momentum penting awal tahun ajaran baru.

Berita Lainnya  Pergantian Kepemimpinan KCD Pendidikan Wilayah IV, SMAN Cilamaya Karawang Sampaikan Harapan Baru

Publik menilai tugas sebagai pendidik dan Wakasek Humas merupakan amanah yang harus didahulukan. Aktivitas lain, termasuk pembinaan olahraga, diharapkan tidak mengganggu kewajiban utama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat serta memastikan kelancaran komunikasi antara sekolah dan publik.

Sejumlah pihak juga berharap Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Wilayah IV yang baru menjabat dapat melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat sekolah apabila ditemukan adanya pelanggaran disiplin atau kelalaian dalam menjalankan tugas, sesuai ketentuan yang berlaku.

Berita Lainnya  Sambut Tahun Ajaran Baru, SMAN 1 Cilamaya Karawang Matangkan Program Kerja dan Pembagian Tugas Guru

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Banyusari, Any Sopyani, diharapkan dapat memberikan pembinaan dan evaluasi kepada bawahannya agar setiap pejabat sekolah menjalankan tugas dan fungsinya secara maksimal.

Apabila setelah dilakukan pembinaan masih ditemukan pelanggaran atau ketidakdisiplinan, keputusan lebih lanjut tentu menjadi kewenangan pimpinan sekolah sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, Risky Andrian Pangestu belum berhasil dimintai keterangan karena komunikasi yang belum terjalin.

Meski demikian, media tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada yang bersangkutan maupun pihak SMAN 1 Banyusari guna memberikan penjelasan atau tanggapan atas informasi yang dimuat dalam pemberitaan ini, sesuai dengan prinsip keberimbangan dan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

. Irwan

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER