Drainase Buruk, SDN Cilamaya IV Karawang Kerap Kebanjiran Saat Hujan
KARAWANG — Intensitas hujan yang tinggi sejak Kamis pagi (22/1/2026) menyebabkan halaman Sekolah Dasar Negeri (SDN) Cilamaya IV, Kecamatan Cilamaya Wetan, Kabupaten Karawang, terendam banjir. Genangan air yang cukup tinggi bahkan merembes masuk ke sejumlah ruang kelas serta kantor kepala sekolah, sehingga mengganggu aktivitas belajar mengajar.
Banjir terjadi diduga kuat akibat tidak adanya saluran pembuangan air yang memadai di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya bangunan rumah warga yang menghalangi jalur pembuangan air, sehingga air hujan tidak dapat mengalir dengan lancar.
“Kalau hujan deras sekitar satu jam saja, air sudah langsung masuk ke ruang kelas dan kantor kepala sekolah,” ujar Kepala SDN Cilamaya IV, Kosasih, S.Pd.
Ia menjelaskan, persoalan banjir ini bukan kali pertama terjadi. Setiap hujan lebat, sekolah selalu terdampak genangan air yang mengakibatkan lantai kelas basah, peralatan belajar terancam rusak, serta kenyamanan siswa dan guru terganggu.
“Kami sangat berharap ada perhatian serius dari pemerintah daerah, baik dinas terkait maupun Pemkab Karawang, agar persoalan banjir ini bisa segera ditangani. Kondisi ini jelas mengganggu kegiatan belajar mengajar,” tegas Kosasih.
Kekhawatiran serupa juga disampaikan oleh para orang tua siswa. Mereka mengaku prihatin dengan kondisi sekolah yang kerap kebanjiran dan menilai situasi tersebut berpotensi membahayakan keselamatan serta kesehatan anak-anak.
“Kami sebagai orang tua sangat prihatin. Anak-anak jadi tidak nyaman belajar, bahkan khawatir terkena penyakit. Kami berharap ada tindakan nyata dari dinas pendidikan dan pemerintah daerah,” ujar salah seorang wali murid.
Hingga berita ini diturunkan, belum terlihat adanya penanganan dari pihak terkait. Warga dan pihak sekolah berharap pemerintah segera turun tangan untuk menata sistem drainase dan mencari solusi atas terhalangnya pembuangan air, agar aktivitas pendidikan di SDN Cilamaya IV dapat kembali berjalan normal tanpa ancaman banjir.
Reporter: Irwan






