Keluarga Besar SMAN Cilamaya Sampaikan Duka atas Wafatnya Arman Siswa Kelas X 2
KARAWANG – Suasana duka menyelimuti keluarga besar SMAN Cilamaya, Kabupaten Karawang, atas wafatnya salah satu siswa terbaiknya, Arman, siswa kelas X-2, yang telah berpulang ke rahmatullah.
Kabar kepergian almarhum Arman meninggalkan duka mendalam, tidak hanya bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika SMAN Cilamaya, mulai dari kepala sekolah, para guru, tenaga kependidikan, hingga rekan-rekan seangkatan almarhum.
Kepala SMAN Cilamaya, H. Asep Suherman, menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya almarhum. Ia mengajak seluruh warga sekolah dan masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.
“Kami keluarga besar SMAN Cilamaya turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya ananda Arman, siswa kelas X-2. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal salehnya, mengampuni segala khilaf dan dosanya, serta menempatkannya di surga-Nya,” ungkapnya.
Hal senada disampaikan oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Ustad Firdaus, yang mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memanjatkan doa bagi almarhum serta memberikan dukungan moral kepada keluarga yang ditinggalkan.
“Kami mohon keikhlasan bapak dan ibu, serta seluruh keluarga besar SMAN Cilamaya, untuk mendoakan almarhum. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Kepergian almarhum Arman menjadi kehilangan besar bagi sekolah. Semasa hidupnya, almarhum dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah di lingkungan sekolah. Doa dan kenangan baik dari seluruh warga sekolah akan selalu menyertai perjalanan terakhirnya.
Reporter: Irwan






