KARAWANG – Dalam rangka memenuhi kuota penerimaan peserta didik baru Tahun Pelajaran 2026–2027, SMKN Banyusari Karawang menyatakan kesiapan untuk menampung sebanyak 131 calon murid baru melalui Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Penambahan ini dilakukan guna melengkapi total kuota 336 siswa yang akan dibagi ke dalam 8 rombongan belajar (rombel), dengan kapasitas masing-masing rombel sebanyak 42 siswa.
Langkah tersebut merupakan lanjutan dari proses penerimaan sebelumnya, sekaligus upaya sekolah dalam mengakomodasi tingginya minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang Sekolah Menengah Kejuruan.
Seluruh proses SPMB dilaksanakan dengan mengacu pada ketentuan dan jadwal resmi yang telah ditetapkan.
Kepala SMKN Banyusari Karawang, Nana Supriatna, menjelaskan bahwa SPMB dibagi ke dalam dua tahap agar proses seleksi berjalan lebih efektif, tertib, dan transparan.
“Untuk memenuhi kuota 336 siswa dalam 8 rombel, sekolah masih membuka kesempatan bagi 131 calon murid baru melalui SPMB. Setiap rombel diisi 42 siswa sesuai ketentuan. SPMB ini kami bagi menjadi dua tahap agar pelaksanaannya lebih terstruktur,” ujar Nana Supriatna.
Ia merinci, SPMB Tahap 1 akan dilaksanakan pada 15 hingga 19 Juni 2026, dengan pengumuman hasil seleksi pada 24 Juni 2026. Sementara itu, SPMB Tahap 2 dijadwalkan berlangsung pada 30 Juni hingga 6 Juli 2026, dengan pengumuman kelulusan pada 10 Juli 2026.
“Kami berharap calon murid dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, memperhatikan jadwal, serta melengkapi seluruh persyaratan administrasi yang telah ditentukan,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Ria Aprilianti, menegaskan bahwa seluruh tahapan SPMB dilaksanakan secara terbuka dan dapat diakses oleh masyarakat luas.
“Kami memastikan proses SPMB ini berjalan secara transparan. Informasi terkait jadwal pendaftaran, seleksi, hingga pengumuman disampaikan melalui media resmi sekolah agar tidak menimbulkan kebingungan di tengah masyarakat,” kata Ria Aprilianti.
Ia juga mengimbau kepada orang tua dan calon peserta didik untuk aktif memantau informasi resmi sekolah serta tidak mudah percaya pada informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dengan dibukanya SPMB dua tahap ini, SMKN Banyusari Karawang optimistis kuota 336 siswa dapat terpenuhi sesuai target.
Pihak sekolah berkomitmen untuk memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, didukung oleh tenaga pendidik profesional serta fasilitas pembelajaran yang menunjang pengembangan kompetensi kejuruan siswa.
Melalui proses seleksi yang tertib dan terukur, SMKN Banyusari Karawang berharap dapat mencetak peserta didik yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan, karakter, dan kesiapan untuk menghadapi dunia kerja maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
. Irwan






