Senin, April 27, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Gebyar PAUD Kecamatan Banyusari Karawang Disorot, Dugaan Pungutan Biaya Menuai Keluhan Orang Tua

Gebyar PAUD Kecamatan Banyusari Karawang Disorot, Dugaan Pungutan Biaya Menuai Keluhan Orang Tua

KARAWANG – Kegiatan Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tingkat Kecamatan Banyusari Kabupaten Karawang yang diprakarsai oleh HIMPAUDI seharusnya menjadi ajang apresiasi, kreativitas, dan keceriaan anak-anak usia dini. Namun, kegiatan tahunan tersebut justru menuai sorotan setelah beredar informasi adanya pungutan biaya kepada peserta didik dengan nominal yang dinilai cukup memberatkan orang tua.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi kegiatan, setiap siswa PAUD yang mengikuti Gebyar PAUD dikenakan biaya yang bervariasi. Nominal pungutan tersebut berkisar antara Rp90.000, hingga Rp95.000,  per anak. Kondisi ini memicu pro dan kontra di kalangan orang tua wali murid.

Berita Lainnya  Estafet Kepemimpinan di UBP Karawang, Budi Rismayadi Gantikan Dedi Mulyadi

Sebagian orang tua mengaku keberatan dengan besaran biaya tersebut. Mereka menilai kegiatan tingkat kecamatan yang bersifat edukatif dan rutin seharusnya dapat difasilitasi dengan biaya seminimal mungkin agar bisa diikuti oleh seluruh anak tanpa terkendala faktor ekonomi.

“Kaget juga, untuk kegiatan Gebyar PAUD ditarik uang Rp95.000 per anak. Padahal ini kan kegiatan anak-anak. Semestinya biayanya bisa ditekan atau difasilitasi agar tidak memberatkan orang tua,” ungkap salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya, Sabtu (25/04/2026).

Berita Lainnya  Dinda Almaida Rosadi, Siswi SMAN Cilamaya, Raih Juara di Dua Kejuaraan Pencak Silat

Sementara itu Kasi PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Karawang Cacan menegaskan bahwa seluruh kegiatan pendidikan, khususnya pendidikan usia dini, diharapkan tidak membebani orang tua murid.

“Harapan kami, semua kegiatan tidak memberatkan orang tua. Pendidikan usia dini harus menjadi contoh edukasi awal yang baik. Jangan sampai ada pungutan. Kalau dari pendidikan dini sudah ada pungutan, bagaimana nanti saat masuk pendidikan dasar,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak panitia pelaksana belum memberikan penjelasan resmi terkait rincian penggunaan dana pungutan tersebut. Belum diketahui secara pasti apakah dana yang dikumpulkan digunakan untuk kebutuhan kostum, konsumsi, dekorasi, atau keperluan teknis lainnya dalam kegiatan Gebyar PAUD.

Berita Lainnya  MTsN 1 Karawang Dukung Penuh Program 10 Budaya Malu ASN dan 5 Nilai Budaya Kerja Kemenag

Masyarakat berharap panitia pelaksana serta pihak terkait di Kecamatan Banyusari dapat memberikan penjelasan dan transparansi secara terbuka mengenai pungutan biaya tersebut.

Transparansi dinilai penting agar kegiatan yang bersifat edukatif ini tidak menimbulkan kesan membebani, serta tetap dapat diikuti dengan rasa gembira oleh seluruh peserta didik.

Redaksi menyatakan tetap membuka ruang klarifikasi, bantahan, maupun sanggahan dari pihak panitia maupun penyelenggara kegiatan guna menjaga prinsip keberimbangan dan akurasi informasi.

. Red

 

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER