Jumat, Agustus 14, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Pengelolaan Dana BOSP Dievaluasi, Korwildik 6 Minta Kepala Sekolah dan Operator Tingkatkan Tertib Administrasi

KARAWANG  — Puluhan sekolah dasar (SD) di Kecamatan Cilamaya Wetan dan Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) semester I yang dilaksanakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang. Kegiatan tersebut dipusatkan di SDN 1 Cikalong, Kecamatan Cilamaya Wetan, dan dihadiri Korwildik 6, Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S), Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), para kepala sekolah, bendahara, serta operator sekolah. Para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan.

Monev tersebut menjadi momentum untuk mengevaluasi sekaligus meningkatkan ketertiban administrasi dalam pengelolaan dana BOSP di masing-masing satuan pendidikan.

Korwildik 6, H. Mayudin, S.Pd., menegaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi tidak semestinya dipandang sebagai pemeriksaan yang menakutkan. Sebaliknya, menurut H. Mayudin, monev merupakan bagian dari proses pembelajaran dan pembinaan agar pengelolaan dana sekolah semakin tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.

“Pada dasarnya ini adalah sebuah pembelajaran. Apabila ada kekurangan atau ketidaktepatan dalam administrasi, agar ditindaklanjuti dan diperbaiki sesuai arahan,” ujar H. Mayudin, Jumat 14 Agustus 2026.

Berita Lainnya  Pengisian BPD Desa Jayakerta Berlanjut, Tujuh Calon Resmi Kantongi Nomor Urut

Ia meminta kepala sekolah, bendahara, dan operator memanfaatkan kegiatan tersebut untuk mengetahui berbagai kekurangan dalam administrasi. Setiap kekurangan, kata dia, harus segera diperbaiki sehingga pengelolaan BOSP ke depan semakin baik.

H. Mayudin juga menekankan bahwa catatan yang muncul dalam proses monev tidak boleh berhenti hanya sebagai temuan administratif. Setiap kekurangan harus ditindaklanjuti secara serius agar tidak kembali terjadi pada pemeriksaan atau evaluasi berikutnya.

Menurutnya, pengelolaan BOSP memiliki tanggung jawab yang besar karena berkaitan langsung dengan penggunaan anggaran publik. Oleh karena itu, sekolah tidak hanya dituntut tertib dalam membuat laporan, tetapi juga harus mampu menunjukkan bahwa setiap penggunaan anggaran memiliki dasar, tujuan, serta bukti pertanggungjawaban yang jelas.

PGRI Dorong Sekolah Tingkatkan Tertib Administrasi

Berita Lainnya  Siap Bertarung Secara Sehat, Edi Rianto Alias Wage Kantongi Nomor Urut 4 Calon BPD Gembongan Banyusari

Sementara itu, Ketua PGRI Kecamatan Cilamaya Wetan, Agus, memberikan apresiasi terhadap pelaksanaan monev BOSP tersebut. Menurut Agus, kegiatan monitoring dan evaluasi sangat penting bagi sekolah karena dapat menjadi ruang untuk melakukan koreksi dan pembenahan terhadap administrasi pengelolaan anggaran.

“Bagi kami, monev ini sangat positif. Ini bukan untuk mencari kesalahan, tetapi bagaimana sekolah mendapatkan pembinaan dan mengetahui apa saja yang masih harus diperbaiki,” ujar Agus.

Ia berharap kepala sekolah, bendahara, dan operator dapat mengikuti kegiatan tersebut dengan serius serta tidak ragu berkonsultasi apabila menemukan kendala dalam pengelolaan administrasi BOSP.

Agus menilai tertib administrasi merupakan bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan yang profesional. Menurutnya, penggunaan anggaran sekolah harus dapat dipertanggungjawabkan dengan baik karena pada akhirnya dana tersebut digunakan untuk mendukung kebutuhan pendidikan dan kepentingan peserta didik.

“Yang terpenting setiap catatan atau kekurangan dari hasil monev segera ditindaklanjuti. Jangan sampai persoalan yang sama muncul kembali. Dengan begitu, pengelolaan BOSP di sekolah semakin tertib dan akuntabel,” tambahnya.

Berita Lainnya  Koordinasi dengan Pemdes Mekarasi Berbuah Hasil, Usulan H. Ucup Suami Bakal Calon Kades Iyos Wujudkan Hotmix Jalan di Dusun Karang Tengah

Pelaksanaan monev BOSP semester I di wilayah Cilamaya Wetan dan Banyusari diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin, tetapi juga mampu memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas tata kelola keuangan sekolah.
Melalui kegiatan tersebut, para kepala sekolah, bendahara, dan operator diharapkan semakin memahami pentingnya kelengkapan administrasi, transparansi penggunaan anggaran, serta bukti pertanggungjawaban dalam setiap penggunaan dana BOSP.

Sinergi antara Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Karawang, Korwildik, K3S, PGRI, kepala sekolah, bendahara, dan operator menjadi bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan anggaran pendidikan yang tertib, transparan, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Monev pun diharapkan menjadi sarana pembinaan berkelanjutan sehingga setiap sekolah mampu melakukan perbaikan dan meningkatkan kualitas pengelolaan BOSP dari waktu ke waktu.

. Irwan

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER