Selasa, Juli 21, 2026

Karawang, West Java

spot_imgspot_img

BERITA LAINNYA

spot_img

Related Posts

Jembatan Gantung Akses Penghubung Karawang–Subang Disurvei, Warga Gempol Kolot Berharap Jembatan Merah Putih Segera Direalisasikan

KARAWANG – Pemerintah Desa Gempol Kolot bersama Camat Banyusari, Danramil Banyusari, dan Kapolsek Banyusari melaksanakan survei lokasi jembatan gantung yang berada di Dusun II, Kampung Bojonghilir RT 02, Desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, pada Selasa (21/7/2026). Kegiatan tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut usulan pembangunan melalui Program Jembatan Merah Putih yang diharapkan mampu meningkatkan konektivitas dan keselamatan masyarakat.

Jembatan gantung yang disurvei memiliki panjang sekitar 50 meter dengan lebar 1,5 meter. Selama ini, jembatan tersebut menjadi penghubung utama antara Desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang dengan Desa Gempol Sukahaji, Kabupaten Subang.

Keberadaan jembatan memiliki peranan yang sangat penting karena setiap hari digunakan oleh masyarakat untuk menjalankan aktivitas ekonomi, sosial, dan pendidikan. Tidak sedikit anak-anak sekolah yang melintasi jembatan tersebut saat berangkat maupun pulang sekolah. Selain itu, warga juga memanfaatkannya sebagai akses tercepat menuju wilayah perbatasan Karawang dan Subang.

Berita Lainnya  Sinergitas Aparat dan Karang Taruna Warnai Patroli Kamtibmas di Wilayah Kecamatan Banyusari

Dalam kegiatan survei, rombongan meninjau langsung kondisi jembatan beserta titik-titik penyangga yang nantinya akan menjadi dasar dalam proses perencanaan pembangunan.

Pemerintah berharap pembangunan melalui Program Jembatan Merah Putih dapat segera direalisasikan sehingga masyarakat memperoleh akses yang lebih aman, nyaman, dan representatif.

Kepala Desa Gempol Kolot, Sunardi, mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan kebutuhan yang telah lama dinantikan masyarakat. Menurutnya, jembatan tidak hanya menjadi sarana penghubung antarwilayah, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.

Berita Lainnya  Kades Toto Pimpin Kerja Bakti Pembersihan Saluran Air Tersier Dusun Cigobang Tegalurung

“Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Setiap hari digunakan oleh anak-anak sekolah, petani, pedagang, dan warga yang beraktivitas menuju wilayah Subang maupun sebaliknya. Kami berharap melalui Program Jembatan Merah Putih, pembangunan jembatan ini dapat segera direalisasikan agar masyarakat mendapatkan fasilitas yang lebih aman dan layak,” ujar Sunardi.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Camat Banyusari, Danramil, dan Kapolsek Banyusari yang telah hadir bersama Pemerintah Desa untuk melakukan survei lapangan.

Menurutnya, kolaborasi seluruh unsur pemerintah menjadi bukti keseriusan dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang menjadi kebutuhan masyarakat.

Masyarakat Dusun II Kampung Bojonghilir menyambut baik pelaksanaan survei tersebut. Mereka berharap hasil survei segera ditindaklanjuti sehingga pembangunan jembatan dapat direalisasikan dalam waktu dekat.

Berita Lainnya  Diduga Lalai Jalankan Tugas, Wakasek Humas SMAN 1 Banyusari Karawang Risky Diminta Dievaluasi

Menurut warga, keberadaan jembatan yang lebih kokoh dan permanen akan memberikan rasa aman bagi para pengguna, terutama anak-anak sekolah yang setiap hari melintas.

Selain itu, pembangunan jembatan juga diyakini akan memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan Karawang dan Subang.

Dengan dilaksanakannya survei ini, masyarakat berharap Program Jembatan Merah Putih dapat segera diwujudkan sehingga jembatan penghubung sepanjang 50 meter tersebut menjadi infrastruktur yang mampu menunjang berbagai kebutuhan masyarakat, mempererat hubungan antarwilayah, sekaligus meningkatkan kesejahteraan warga di kedua daerah yang selama ini terhubung melalui jembatan gantung tersebut.

. Irwan

spot_img

TOP NEWS

spot_img

PEMERINTAHAN

ARTIKEL POPULER