KARAWANG – Perjalanan panjang sebagai pengemudi ojek online telah membawa banyak pengalaman bagi Rian Bhakti Irawan. Pria yang memulai karier sebagai mitra pengemudi pada akhir 2018 itu merasakan langsung perubahan dunia transportasi online, mulai dari masa bonus besar hingga berkurangnya berbagai insentif yang kini diterima para driver.
Sebelum menjadi pengemudi ojek online, Rian diketahui menjalankan usaha konter pulsa. Namun, seiring perubahan kondisi ekonomi dan peluang kerja, ia memutuskan bergabung menjadi mitra pengemudi dan tetap bertahan hingga saat ini.
Rian mengaku selama bertahun-tahun hanya menggunakan satu akun aplikasi, tanpa berpindah ke platform lain. Awalnya ia aktif beroperasi di wilayah Cikampek, namun karena permintaan penumpang mulai menurun, ia kemudian memindahkan area operasionalnya ke kawasan Galuh Mas, Karawang, yang dinilai memiliki aktivitas pelanggan lebih tinggi.
Beberapa bulan terakhir, Rian memutuskan bergabung sebagai mitra GOKAR (Gerak Online Kendaraan Angkutan Rakyat), aplikasi transportasi online karya putra daerah Karawang. Keputusan tersebut diambil setelah melihat konsep dan komitmen perusahaan yang dinilai berpihak kepada para mitra pengemudi.
“Saya tertarik setelah mengetahui GOKAR merupakan aplikasi online karya putra daerah Karawang. Sangat membanggakan jika GOKAR bisa berdiri kokoh di tanah Karawang dan mampu bersaing dengan aplikator lainnya,” ujar Rian.
Menurutnya, salah satu keunggulan yang paling dirasakan adalah besaran potongan komisi yang hanya sebesar lima persen. Kebijakan tersebut dinilai jauh lebih ringan sehingga memberikan ruang bagi pengemudi untuk memperoleh pendapatan yang lebih baik.
“Potongan hanya lima persen sangat membantu kesejahteraan driver. Ini menjadi nilai lebih dibandingkan aplikasi lain yang selama ini kami kenal,” katanya.
Tak hanya itu, Rian juga mengapresiasi langkah GOKAR yang memberikan perlindungan sosial kepada mitra pengemudi melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Baginya, program tersebut menjadi bentuk kepedulian perusahaan terhadap keselamatan dan masa depan para driver.
“Saya merasa lebih tenang karena sudah didaftarkan ke BPJS Ketenagakerjaan. Perlindungan seperti ini sangat berarti bagi kami yang setiap hari bekerja di jalan,” ungkapnya.
Rian berharap kehadiran GOKAR mendapat dukungan luas dari masyarakat, khususnya warga Karawang. Menurutnya, menggunakan aplikasi lokal bukan hanya membantu para pengemudi, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Semoga masyarakat Karawang mendukung GOKAR. Dengan menggunakan aplikasi lokal, kita ikut membantu perekonomian daerah, mendukung UMKM, membuka lapangan pekerjaan, dan mendorong lahirnya inovasi dari putra daerah sendiri,” tuturnya.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Founder GOKAR, Syuhada Wisastra, atas komitmennya menghadirkan aplikasi transportasi online yang mengedepankan kesejahteraan mitra.
“Terima kasih kepada Bapak Syuhada Wisastra yang telah menghadirkan GOKAR dan menunjukkan keberpihakan kepada para driver. Semoga GOKAR terus berkembang dan semakin dipercaya masyarakat,” ucap Rian.
Kisah Rian menjadi gambaran bahwa di tengah ketatnya persaingan industri transportasi online, masih ada harapan bagi para pengemudi untuk memperoleh sistem kerja yang lebih adil, perlindungan sosial yang memadai, serta kesempatan tumbuh bersama perusahaan yang lahir dari daerahnya sendiri.
Bagi Rian, keberhasilan GOKAR bukan sekadar keberhasilan sebuah perusahaan, melainkan simbol bahwa inovasi lokal mampu bersaing di tengah dominasi perusahaan besar, sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Karawang apabila mendapat dukungan bersama.
. Red





